Today

Kapolda Sumut Agak ‘Laen’, Polisi Yang Bubarkan Tawuran Dinonaktifkan Tapi Yang Biarkan DPO Keliaran Dipertahankan

Prase Tiyo

Koorwil PMPHI Gandi Parapat. (Foto: dok. Aktual Online)
Koorwil PMPHI Gandi Parapat. (Foto: dok. Aktual Online)

Koorwil PMPHI Gandi Parapat. (Foto: dok Aktual Online)

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Koorwil Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Gandi Parapat menilai Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto agak ‘laen’ dalam menegakkan keadilan, hingga menciptakan kontroversi di masyarakat.

Pasalnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto telah menonaktifkan Kapolres Belawan AKBP Oloan Siahaan pascamembubarkan aksi tawuran yang sebenarnya kerap terjadi wilayah ujung utara Kota Medan, seolah-olah menjadi tradisi.

Namun di sisi lain, tindakan tegas Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto sangat timpang dalam perkara DPO Christoph Munthe yang hingga kini dibiarkan bebas berkeliaran oleh Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga.

Bahkan, 3 personil polisi yakni Iptu SPN Siregar, Brigpol Eko Eko Sandy, dan Kompol Wirhan Arif yang terbukti kuat  oleh Paminal Mabes Polri melakukan pelanggaran disiplin dalam menangani kasus DPO Christoph Munthe hingga kini aman-aman saja meski pelimpahan kasus ketiga diturunkan ke Polda Sumut.

“Agak laen memang Kapolda Sumut ini. Yang bertugas untuk bubarin tawuran dinonaktifkan. Yang biarin DPO keliaran malah dipertahankan. Atau jangan-jangan memang tawuran ini sengaja dipelihara. Ada apa. Jangan sampai pula penonaktifan Kapolres Belawan ini pesanan juga karena terlalu aktif menjaga keamanan, hingga membuat pihak tertentu terganggu,” terang Gandi Parapat, Rabu (7/5/2025) pagi.

Atas dua fenomena kontroversi ini, Gandi Parapat mendesak Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo agar segera melakukan evaluasi terhadap Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dan Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga.

Ia cemas masyarakat di Sumatera Utara saat ini mulai makin pudar kepercayaannya terhadap polisi. Agar persepsi negatif tidak berlarut terbentuk di benak publik, ia menyarankan kedua anak buah Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo tersebut segera dinonaktifkan.|| Prasetiyo

READ  Terkuak, Polres Tebing Tinggi 2 Kali Terbitkan SKCK Untuk DPO Christoph Munthe

Related Post