AKTUALONLINE.co.id – Medan || Wajah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjung Gusta Medan kini benar-benar berubah drastis. Jauh dari kesan suram, sesak, atau seperti kerangkeng penyiksaan, rutan kini menjelma menjadi ruang pembinaan yang humanis, edukatif, dan produktif.
Menurut Guru Besar Ilmu Komunikasi Prof. Dr. Hasan Sazali M.Ag, Selasa (13/10/2026) usai kunjungannya secara langsung ke dalam Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan, apa yang terlihat di Rutan Tanjung Gusta hari ini adalah bukti nyata dari efektivitas sentuhan dingin Menteri Imipas Agus Adrianto lalu diterjemahkan dengan baik salah satunya oleh Kepala Rutan (Karutan) Andi Surya.
”Saya nilai Menteri Imipas Agus Adrianto berhasil. Inilah bukti tangan dingin beliau. Saya sudah keliling Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan. Tidak seperti ekspektasi saya sebelum masuk dan berkeliling, ternyata Rutan saat ini jauh lebih baik sekarang,” terang Suami dari Dr. Desvi Yanti Mukhtar, M.Psi tersebut.
Lanjut Prof. Hasan Sazali, di dalam Rutan Tanjung Gusta Medan, ia melihat secara langsung dalam kunjungan mendadak tersebut, pengunjung yang menjenguk anggota keluarganya duduk di tempat yang nyaman dan luas.
Lalu, ada tempat pembinaan para napi untuk menempa berbagai keterampilan seperti pengolahan tahu dan tempe, pembuatan kerajinan tangan, pembuatan kue, ternak ikan.
Di dalam Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan juga ada perpustakaan dan tempat yang menjadi ikon baru bernama Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) guna memberantas penggunaan alat komunikasi pribadi.
Soal gizi para narapidana (napi), pria yang sah menjadi menyandang gelar Guru Besar pada 1 Agustus 2023 itu juga menyaksikan pembuatan makanan layak di dapur yang bersih. Ada klinik pratama untuk pemeriksaan kesehatan, lokasi fitnes, tempat untuk ibadah, hingga berbagai kegiatan pelatihan khusus untuk mengisi hari-hari di dalam rutan.
Hasil dialog singkat dengan beberapa napi, alumnus program doktoral Universitas Gajahmada tersebut menangkap sinyal bahwa para napi di dalam Rutan Kelas I Tanjung Gusta ini berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan, khususnya level perguruan tinggi.
Untuk itu, ayah dengan satu anak ini berencana berkomunikasi kepada Menteri Imipas Agus Adrianto dan mengusulkan dibukanya kelas khusus di dalam Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan dengan bekerjasama UINSU.
”Ini sesuatu yang positif menurut saya. Saya sudah berdialog dengan Napi, dan mereka memiliki motivasi tinggi untuk melanjutkan pendidikan perguruan tinggi. Saya akan usulkan ini ke Menteri Imipas dalam waktu dekat,” tutupnya.|| Prasetiyo






