Today

Gelar Proyek ”Membumi Asih, Memintasi Aksi”, Mahasiswa PPG USI Bekali Anak Panti Asuhan Keterampilan Wirausaha dan Pojok Baca

TM

AKTUALONLINE.co.id  –  Simalungun ||| Aksi nyata pemberdayaan masyarakat ditunjukkan oleh para calon pendidik profesional dari Universitas Simalungun (USI). Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Kelompok 1 FKIP USI resmi menuntaskan Proyek Kepemimpinan bertajuk ”Membumi Asih, Memintasi Aksi” di Panti Asuhan Yayasan Islamic Centre, Marihat Baris, Kabupaten Simalungun, Sabtu (17/10/2026).

Program edukatif berbasis keterlibatan aktif tersebut berlangsung intensif sebanyak 10 kali pertemuan dengan menyasar 18 anak panti jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK. Tidak sekadar berkunjung, para mahasiswa membekali anak-anak panti dengan berbagai keterampilan praktis, mulai dari budidaya tanaman, seni, literasi, hingga perintisan wirausaha kreatif.

Dosen Pengampu Proyek Kepemimpinan Irwan L. Hulu MPd mengapresiasi tinggi eksekusi empat program kerja utama yang dirancang mahasiswa. Menurutnya, materi yang diajarkan memiliki nilai keberlanjutan yang kuat bagi kemandirian anak panti ke depan.

”Berbagai keterampilan dan fasilitas yang diberikan—seperti membuat gantungan handphone, menanam sayuran, pojok baca, hingga karya puisi—diharapkan terus dikembangkan. Keterampilan kerajinan dan budidaya sayuran ini bahkan berpotensi besar menjadi bekal merintis usaha mikro bagi mereka,” ujar Irwan.

Empat Program Unggulan Berbasis Aksesibilitas

Ketua Proyek Kepemimpinan Fathan Wardana SPd menjelaskan bahwa tema ”Membumi Asih, Memintasi Aksi” diusung dengan filosofi bahwa kasih sayang harus diwujudkan melalui tindakan berdampak nyata. Terdapat empat pilar program kerja yang dijalankan:

  1. Kreasi Bermakna (Budidaya): Pelatihan menanam dan merawat sayuran guna melatih kepedulian lingkungan dan ketahanan pangan skala kecil.
  2. Kreasi Bermakna (Keterampilan): Pelatihan pembuatan gantungan handphone sebagai modal dasar keterampilan crafting bernilai jual.
  3. Kreasi Ekspresi: Ruang mengasah daya imajinasi melalui lomba mewarnai, kolase, dan penulisan puisi bertema cita-cita.
  4. Membangun Jendela Dunia: Pembuatan fasilitas Pojok Baca sebagai sarana penunjang literasi dan perluasan wawasan anak panti.
READ  Bupati Simalungun Terima Audiensi Tim Kemenko RI

Perpisahan Penuh Kehangatan dan Suasana Haru

Acara penutupan dan perpisahan yang dipandu oleh Indah Azzura Nasution SPd berlangsung dalam suasana hangat. Pengurus Panti Asuhan Yayasan Islamic Centre, Rizqana Sari, menyampaikan rasa terima kasih atas ilmu dan wawasan baru yang dibagikan para mahasiswa PPG.

Kesan mendalam juga dirasakan langsung oleh anak-anak panti. Dewi, salah seorang perwakilan anak panti, mengaku terkesan dengan pelatihan keterampilan yang didapatkannya.

”Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu dan mengajari kami apa yang tidak kami tahu. Seperti menanam dan membuat gantungan kunci, ke depannya kami jadi bisa mencoba membuat usaha kecil-kecilan dari modal ilmu ini,” ungkap Dewi gembira.

Kesan serupa disampaikan Fatir. Menurutnya, kehadiran para calon guru tersebut membuat suasana panti menjadi lebih hidup. ”Waktu kita singkat, tapi terasa sangat hangat. Kami di sini sudah menganggap kakak-kakak seperti saudara kandung sendiri,” tuturnya.

Koordinator Program Kerja Kreasi Ekspresi Aisyah Tinus Puspa Ningrum menambahkan, proyek ini menjadi ruang refleksi mendalam bagi mahasiswa calon guru. ”Kami belajar bahwa berbagi tak harus dimulai dari hal besar. Kehadiran dan kepedulian tulus juga memberi makna. Kami datang untuk berbagi, tetapi kami pulang membawa banyak pelajaran berharga,” pungkasnya.|||Rel/Red

Related Post