AKTUALONLINE.co.id – TARUTUNG ||| Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menegaskan pentingnya percepatan penataan kawasan perkotaan, peningkatan kualitas infrastruktur, serta pengelolaan aset pemerintah guna mewujudkan Kota Tarutung yang lebih tertata, nyaman, aman, dan representatif sebagai ibu kota Kabupaten Tapanuli Utara.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat melakukan peninjauan lapangan terhadap sejumlah titik infrastruktur dan kawasan strategis di Kecamatan Tarutung, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan peninjauan diawali dengan melihat langsung kondisi penanganan longsor pada tanggul Aek Silagalaga yang berada di Dusun Hutarambir, Desa Hutatoruan I. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik prioritas pemerintah daerah mengingat pentingnya fungsi tanggul dalam melindungi kawasan pemukiman dan infrastruktur di sekitarnya dari ancaman bencana alam.
Setelah meninjau lokasi longsor, Bupati melanjutkan kunjungan ke wilayah Hutatoruan X untuk memeriksa kondisi drainase yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, terutama saat musim hujan. Peninjauan dilakukan guna memastikan langkah-langkah penanganan yang dilakukan pemerintah berjalan efektif dan mampu mengurangi risiko genangan maupun kerusakan infrastruktur.
Menurut Bupati, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dasar harus menjadi perhatian serius karena berhubungan langsung dengan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat memberikan sejumlah arahan strategis kepada perangkat daerah teknis terkait percepatan pembangunan dan penataan kawasan perkotaan.
Salah satu fokus utama yang ditekankan adalah percepatan normalisasi dan pembangunan fisik drainase di sepanjang Jalan Sisingamangaraja. Upaya tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi terjadinya genangan air, meningkatkan fungsi saluran pembuangan, serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.
“Drainase yang baik menjadi salah satu kunci menciptakan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan bebas dari genangan. Karena itu, saya meminta agar proses normalisasi dan pembangunan drainase dapat dipercepat,” ujar Bupati.
Selain persoalan infrastruktur, Bupati juga menyoroti pentingnya penataan estetika kawasan perkotaan. Menurutnya, wajah Kota Tarutung sebagai pusat pemerintahan dan pusat aktivitas masyarakat harus mencerminkan kota yang tertib, bersih, dan menarik.
Ia meminta agar bangunan, tempat usaha, serta kawasan-kawasan strategis di pusat kota ditata dengan lebih baik sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun pengunjung yang datang ke Tarutung.
Perhatian khusus diberikan pada kawasan Simpang Empat Tarutung yang dinilai sebagai salah satu titik penting yang menjadi wajah kota. Penataan kawasan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih rapi dan representatif.
“Pusat Kota Tarutung harus ditata dengan baik, termasuk Jalan Diponegoro agar dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai kawasan pemukiman dan pusat usaha kuliner serta didukung dengan penataan aset pemerintah yang lebih baik,” tegas Bupati.
Menurutnya, penataan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan dan kesadaran seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.
Oleh karena itu, Bupati mengajak seluruh warga Tapanuli Utara, khususnya masyarakat Tarutung, untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan aktif menjaga kebersihan di sekitar tempat tinggal maupun tempat usaha masing-masing.
“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan dan menata lingkungan secara mandiri. Kota yang bersih dan tertata akan memberikan manfaat bagi kita semua,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati juga menginstruksikan seluruh kepala desa dan lurah di Kabupaten Tapanuli Utara, khususnya di wilayah Kecamatan Tarutung, agar lebih aktif melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah masing-masing.
Menurutnya, pemerintah desa dan kelurahan memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta memastikan lingkungan tetap terjaga dengan baik melalui kegiatan gotong royong dan pengawasan rutin.
“Para kepala desa dan lurah harus aktif turun ke lapangan, memonitor kondisi wilayah, serta secara rutin mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekitarnya,” katanya.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) merangkap Perhubungan, Camat Tarutung, Lurah Hutatoruan X, perwakilan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah. Melalui penataan kota yang lebih baik, penguatan infrastruktur, serta keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan Tarutung dapat berkembang menjadi kota yang bersih, tertata, aman, dan nyaman sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, serta pelayanan publik di Kabupaten Tapanuli Utara. ||| Agus Juntak






