Today

Bakesbangpol Tulungagung Gelar Penguatan Kapasitas Deteksi Dini dan Pencegahan Konflik Sosial di Era Digital

Zul Aktual

AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Deteksi Dini dan Pencegahan Konflik Sosial di Era Digital melalui Sinergi Pemerintah dan Masyarakat di Auditorium Universitas Bhineka PGRI Tulungagung, Rabu (29/7/2026).

Acara ini diikuti peserta yang terdiri dari mahasiswa, tokoh pemuda, pengurus Karang Taruna, serta masyarakat peduli stabilitas daerah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Sosial Tahun Anggaran 2026, dengan dasar hukum Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial serta peraturan turunannya.

Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya deteksi dini, memperkuat literasi digital, serta mendorong sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan kerukunan.

Dalam laporannya, ketua pelaksana kegiatan, Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Sosial, Hery Setiawan, S.T., menyampaikan harapan agar peserta mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing.

“Mahasiswa, tokoh pemuda, dan Karang Taruna diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarkan informasi yang benar, menangkal hoaks, membangun dialog sehat, serta menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, S.E., dalam sambutannya menekankan bahwa konflik sosial di era digital seringkali berawal dari unggahan media sosial, komentar provokatif, hingga berita bohong.

“Satu kali menekan tombol share, dampaknya bisa sangat luas bahkan memicu konflik yang sebenarnya tidak pernah ada,” tegasnya.

Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan di ruang digital, terutama bagi generasi muda sebagai pengguna terbesar media sosial. Agus juga menekankan bahwa menjaga kondusivitas daerah adalah tanggung jawab bersama.

“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, begitu pula aparat keamanan. Sinergi seluruh unsur masyarakat menjadi kunci membangun sistem deteksi dini yang kuat,” katanya.

READ  Brimob Polda Jatim Sediakan Air Minum Gratis Untuk Penonton di GBT, Antisipasi Dehidrasi

Agus Prijanto berharap forum ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi ruang dialog yang menghasilkan gagasan, jejaring, dan komitmen bersama.

Dua narasumber turut memberikan materi, yakni perwakilan Sat Intelkam Polres Tulungagung yang membahas strategi deteksi dini dan langkah preventif menghadapi potensi konflik, serta Dr. Yudi Krisno Wicaksono, M.IP, dosen UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang mengulas dinamika sosial di era digital dan peran generasi muda dalam memperkuat kohesi sosial.

Dengan dibukanya kegiatan ini secara resmi, diharapkan lahir generasi muda Tulungagung yang memiliki kecerdasan digital, kepedulian sosial, serta keberanian menjadi pelopor persatuan bangsa.||| Dodik S

 

Editor : Zul

Related Post