Today

Bah…. Mafia Tanah Memanfatkan Jabatan Bermain Di balik Jabatan Dan Uang Hasil Jual Tanah Negara Modal Jadi Bupati

redaksi

Aktualonline.co.id/Deliserdang

Praktek mafia yang dilokani oknum pejabat pemkab deli serdang dan oknum kepala badan pertanahan  nasional kabupaten deli serdang  dengan melakukan jual beli lahan milik ex HGU PTPN II yang terletak di jalan labuhan tanjung morawa mulai terkuak satu persatu teknik cara menciptakan surat tanah hingga terjadi sertfikat HGB.

Menurut kepala bidang dinas perizinan dinas cipta karya dan tata ruang pemkab deli serdang Ary saat ditemui diruangannya, selasa (25/7/2023) siang mengakui bahwa izin yang dimiliki morawa indah popertindo (PT MIP) dikeluarkan oleh dinas tahun 2022 yang namanya persetujuan bangun gedung (PBG)  dan izin itu hanya tembok bangunan berdasarkan sertfikat HGB no 487 tahun 2020 yang dikeluarkan oleh pihak BPN deli serdang yang saat itu dijabat oleh Drs Fauzi sebagai kepala kantor.

Adanya alasha pemijalik tersebut, selanjutnya izin di keluarkan dengan luas 49963 m2 sesuai permohonan dan bukti sertfikat mereka.” Itu gereja HKBP yang sempat ribut gak kena dan hanya berbatasan dengan gereja itu.” Bilangnya.

Jadi, adanya dasar tersebut makanya pihak dinas cipta karya mengeluarkan izin pendirian termbok tersebut.

Sementara itu, menurut anggota DPRD Deli Serdang yang juga menjadi  ketua fraksi PDI P deli serdang Dumanter Tampubolon mengakui bahwa hingga kini anggota DPRD DS belum pernah melakukan rapat paripurna tentang pelepasaan aset milik negara.” Gak mungkin saya gak tau kalau ada rapat paripurna mengenai pelepasaan aset.” Bilangnya.

Nah, kalau ada aset yang dilepaskan itu diluar sepengetahuan kami.

Mafia tanah bermain di balik jabatan

Semnetar itu, hasil investigasi aktualonline dilapangan memang praktek mafia di balik jabatan yang bermain di balik timbulnya surat tanah tersebut.

READ  Usai Beberkan Kasus Citraland, SEVP PTPN I Ganda Wiatmaja Blokir Nomor Seluler Wartawan Aktual

Buktinya, penerbitan sertfikat HGB yang di keluarkan oleh BPN deli serdang tahun 2020 di waktu covid 19 terjadi di republik ini.” Ini sudah lama di mainkan bang waktu negara lagi bergejolak karena pandemi aksi tersebut dilakukan.” Bilang pria berkulit sawo matang ini dan minta namanya agar jangan di  publikasihkan

Tentu saja, penjualan aset tersebut di gadang gadang melibatkan oknum wakil bupati yang rencanya akan maju sebagai bupati deli serdang tahun 2024.” Yang aku tau duit hasil penjualan lahan itu akan digunakan sebagai modal untuk calon bupati istilah anak medan modal perang bang.” Bilang ayah yang sudah memiliki cucu ini.

Ungkap aja terus bang, biar mereka mampu redam penegak hukum di Sumut apalagi di deli serdang pastinya di atas langit masih ada langit.gom

 

 

Related Post

Tinggalkan komentar