AKTUALONLINE.co.id MEDAN ||| Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Sekdispora) Sumut, Ismail mengundang seorang kelompok tani bernama Baginda Manik melalui surat resmi bernomor 005/3060/Dis Pora/IX/2023 dengan tujuan berdialog terkait penyelesaian ganti rugi lahan di kawasan sport centre. Alangkah terkejutnya, waktu berjumpa malah membahas penyelesaian kompensasi memakai uang pribadi Ismail.
“Saya diundang Selasa 12 September 2023 kemarin. Dalam surat katanya bahas ganti rugi di lahan sport centre. Pas jumpa kok malah ada tawaran ganti rugi pakai uang pribadi si Ismail itu,” beber Baginda Manik, Rabu (13/9/2023) siang.
Baginda Manik mengaku dalam pertemuan siang hari itu diiming-imingi 2 hal. Pertama, akan disewakan rumah selama setahun dengan biaya sekitar Rp5 Juta. Anggaran itu rencananya akan dirogoh dari uang pribadi Ismail.
Seakan-akan peduli dengan kondisi keluarga Baginda Manik yang rumahnya telah mereka hancurkan sebanyak 3 kali, Sekdispora Sumut, Ismail kemudian memberikan tawaran kedua. Yakni, berjanji akan memberi pekerjaan sebagai pengaman di Dispora Sumut.
“Mau disewakan rumah kami selama setahun sama Ismail itu, katanya pakai uang pribadi. Mau dikasihnya saya kerja jadi Satpam Dispora Sumit. Katanya karena melihat kami seperti orangtuanya. Loh, apa urusannya sama proyek sport centre. Kalau anggap kami orangtua, kenapa rumah kami dihancurkan 3 kali, kami mau diusir,” cecar Baginda Manik.
Baginda Manik curiga dengan tawaran-tawaran manis yang diutarakan Sekdispora Sumut, Ismail. Jika memang benar bahwa tanah sport centre sah secara hukum, harusnya pejabat terkait terbuka kepada publik dengan menunjukkan bukti-bukti otentik mereka.
Mulai dari dasar jual beli tanah, bukti pembayaran, batas-batas tanah yang mereka kuasai serta izin pembangunan yang telah digarap saat ini. Begitupun ganti rugi, yang harusnya dikucurkan dari kas negara jika memang proyek sport centre legal.
Diketahui, Baginda Manik merupakan salah seorang kelompok tani yang masih bertahan di tanah dengan klaim milik Pemprov Sumut sebagai lokasi sport. Menurut data yang dimiliki Aktual Media Grup, lahan seluas 300 Ha itu dibeli seharga Rp152 Miliar hanya beralas SK10.
Sementara itu, Sekdispora Sumut, Ismail saat dikonfirmasi soal iming-iming yang rencananya merogoh kocek pribadi, belum mau memberi komentar apapun.||| Prasetiyo
