aktualonline.co.id-!Deli Serdang
Kader” Gemoy” di Keroyok Ramai Ramai serta di Tikam dari belakang Oleh Teman Satu Partai serta otak pelaku di balik Demo Kantor DPD Gerindra Ternyata Pemborong

Tegak Lurus Mempertahankan Keuangan Negara Agar Tidak di Rampok Maling Maling Berdasi Yang Terjadi Di DPRD Deli Serdang Ternyata Sangat Sulit.
Pengeroyokan terhadap ketua DPRD Deli Serdang dan kordinator Banggar yang hingga kini tetap bertahan dampak P APBD Deli Serdang tahun 2026 batal disahkan karena banyak nya kepentingan para mafia di balik pergeseran itu.
Selain melibatkan oknum anggota DPRD Deli serdang sekenario juga di rancang dengan berbagai aksi diantaranya unjuk rasa ke kantor Gerindra Sumut yang keseluruhan terjadi bersamaan.
Dari rangkaian peristiwa mulai pengiriman surat somasi ke DPP Gerindra dan Golkar terkait mosi ketidak percayaan pimpinan DPRD Deli dan demo membuktikan adanya gerakan mirip peristiwa Gerakan 30 September yang mana peristiwa sebelum terjadi sudah di rancang dengan matang dan melibatkan petinggi petinggi TNI saat itu.
Tentu saja, kejadian penculikan dan pembunuhan para 7 jendral tersebut caranya hampir sama terjadi dimana sebelum surat somasi di kirim, para oknum oknum wakil rakyat ini di panggil satu persatu dan selanjutnya membubuhi tanda tangan .” Kami mendapat informasi bahwa surat tersebut di teken satu persatu oleh oknum anggota dewan dilakukan di gedung wakil rakyat di salah satu ruangan partai yang kental dengan ke agaman.” Kata pria yang berkumis tipis dan memiliki kulit putih itu.
Yang menariknya lagi, ternyata pelaku pengeroyokan ketua DPRD Deli Serdang juga melibatkan musuh dalam selimut di mana 2 kadernya dan juga petinggi yang ada di kantor Gerindra Sumut ikut andil dalam hal ini.
Tentu saja, maksud dan tujuan mereka melakukan penekanan dan berpura pura atas nama rakyat dan pembangunan agar ketua DPRD segera mengesahkan anggaran tersebut sehingga uang itu bisa mereka bagi bagi dengan cara paket proyek yang sudah mereka kerjakan di bayar.
Pemborong Terlibat Dalam Aksi Demo
Ternyata aksi demo yang dilakukan ormas Hari Ke kantor DPD Gerindra Sumut ternyata pemborong di pemkab Deli Serdang.
Terungkapnya hal itu , Rian berjenis pria itu , ternyata berdomisili di Tanjung Morawa.
Informasi keberadaanya tersebut diketahui dari berbagai teman maupun jejak beliau di medsos maupun lainnya .” Dia ada kepentingan di salah satu proyek yang anggaranya masuk di dalam pergeseran itu bang soal nilai proyek dia kami gak tau pasti tapi ratusan juta .” Sebut pria yang minta namanya tak di sebutkan
Dikatakannya lagi, bahwa aksi dan mosi tak percaya sebelum dilakukan mereka itu terlebih dahulu di rencanakan dan target yang dilakukan cuma satu agar ketua DPRD segera mengesahkan anggaran tersebut yang berdampak bagi pencairan .” Mereka para pemborong yang bermain di balik LSM sering rapat dan sudah sering karena resiko uang tak cair.” Katanya
Selain keterlibatan di atas, ternyata di balik sekenario itu ada melibatkan oknum yang menjabat sebagai kepala dan diketahui sangat dekat dengan orang nomor satu di Pemkab Deli Serdang serta hobinya angkat telor saja.
Agar tidak menimbulkan ke gaduhan,bKami mengharapkan penegak hukum Kejaksaan Agung (kejagung ) dan Mabes Polri Segera menangkap oknum pemborong ini karena sudah melakukan perbuatan tak terpuji dan merusak nama lembaga swadaya masyarakat (LSM) .” Kalau dia demo untuk kepentingan masyarakat itu benar dan harus di dukung akan tetapi dia itu demo karena ada kepentingan pribadi dan akibat perbuatannya itu dia merusak seluruh nama baik bagi para LSM yang berjuang untuk kebenaran dan bukan kepentingannya .” Ungkapnya.gom





