AKTUALONLINE.co.id– JAKARTA ||| Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai maraknya informasi palsu dan disinformasi terkait pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan hingga saat ini Kemenag belum merilis informasi maupun membuka proses pengadaan CPNS 2026, Sabtu (10/10/2026).
Thobib mengungkapkan, modus informasi palsu yang beredar di media sosial cukup bervariasi. Salah satunya berupa iklan bimbingan belajar (bimbel) yang mencantumkan kuota CPNS Kemenag tahun anggaran sebelumnya, namun dikemas seolah-olah merupakan kuota rekrutmen CPNS 2026.
“Saya mengimbau masyarakat untuk lebih cermat, kritis, dan tidak mudah percaya pada berbagai informasi atau tautan yang beredar di media sosial terkait rekrutmen tersebut,” ujar Thobib di Jakarta, seperti yang dikutip Aktual Online, Sabtu (10/10/2026) dari laman www,kemenag.go.id.
Imbau Cek Saluran Resmi dan Amankan Data Pribadi
Thobib menambahkan, pelaksanaan pengadaan CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan instansi pemerintah selalu berkoordinasi secara resmi dengan Kementerian PANRB serta Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari kedua lembaga tersebut mengenai pembukaan seleksi.
Masyarakat diminta hanya merujuk pada saluran komunikasi resmi yang terverifikasi untuk mendapatkan informasi terpercaya. Pengumuman resmi seleksi CASN Kemenag dapat diakses melalui laman resmi kemenag.go.id, portal BKN di sscasn.bkn.go.id, serta akun media sosial resmi Kemenag yang bercentang biru.
“Jika menemukan informasi pengadaan CPNS di luar kanal-kanal resmi tersebut, masyarakat diminta untuk tidak mengeklik tautan sembarangan, tidak membagikan data pribadi, serta segera melakukan verifikasi ke pusat informasi resmi Kemenag,” tegas Thobib.|||Red






