AKTUALONLINE.co.id | MEDAN — Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menempati peringkat ketiga tertinggi dalam capaian realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) se-Provinsi Sumatera Utara, dengan persentase realisasi mencapai 40,07 persen.
Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Asistensi dan Monitoring Penggunaan Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dan diikuti dengan arahan dari jajaran Kemendagri. Pembahasan difokuskan pada penggunaan tambahan TKD serta percepatan pelaksanaan program rehabilitasi dan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera Utara.
Secara keseluruhan, Provinsi Sumatera Utara menerima alokasi tambahan TKD lebih dari Rp6 triliun untuk 31 kabupaten/kota. Dana tersebut diarahkan antara lain untuk mendukung percepatan rehabilitasi pascabencana, mitigasi bencana serta pemulihan pelayanan publik di daerah terdampak.
Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Kabupaten Humbahas memperoleh alokasi tambahan TKD sebesar Rp58,54 miliar sebagai tindak lanjut penanganan dampak bencana yang terjadi pada 2025.
Menurutnya, sebagian besar alokasi tersebut telah dimasukkan dalam APBD Kabupaten Humbang Hasundutan, sementara kebutuhan lainnya akan disiapkan melalui Perubahan APBD.
Pemerintah Kabupaten Humbahas berkomitmen menggunakan tambahan TKD tersebut secara tepat sasaran, transparan dan akuntabel, khususnya untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana serta kebutuhan masyarakat terdampak.
Bupati berharap sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah kabupaten/kota dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan, mengurangi risiko bencana serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Humbang Hasundutan. || Agus Juntak






