AKTUALONLINE.co.id | DOLOKSANGGUL — Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan, Chiristison R. Marbun, membuka secara resmi Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2026 di Doloksanggul, Sabtu (8/8/2026).
Pembukaan pemusatan Diklat tersebut menjadi awal pembinaan dan pelatihan bagi 30 calon Paskibraka yang dipersiapkan untuk menjalankan tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Humbahas Kompol Manson Nainggolan, Wadanyon 955/HS Kapten Ilham Syukri Ramadhan, Kajari yang diwakili Kasubsi Penuntutan Eksekusi dan Upaya Hukum Luar Biasa Bintang, S.H., Dandim 0210/TU yang diwakili Danramil 11/Parlilitan Peltu Tohap Tinambunan, Kepala BNN Pematangsiantar Mushab Aulia Arief Hasibuan, Staf Ahli Bupati, para Asisten dan Kepala OPD.
Turut hadir Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Humbahas, di antaranya Samuel Sihite, Iren Purba dan Dian Bakara.
Dalam sambutan tertulis Bupati Humbang Hasundutan yang dibacakan Sekda Chiristison R. Marbun, disampaikan bahwa para calon Paskibraka merupakan putra-putri terbaik yang telah melalui proses seleksi dan dipercaya mengemban tugas mulia sebagai bagian dari Pasukan Pengibar Bendera dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Anak-anak kami yang hadir di tempat ini bukanlah orang-orang yang terpilih secara kebetulan. Kalian telah melalui proses seleksi yang ketat dan dipercaya untuk mengemban sebuah tugas yang mulia dan penuh kehormatan,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Bupati menegaskan bahwa menjadi Paskibraka bukan sekadar kemampuan baris-berbaris, ketepatan langkah, kekuatan fisik maupun kemampuan mengibarkan Sang Merah Putih. Lebih dari itu, proses tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, nasionalisme, kepemimpinan dan semangat kebersamaan.
Menurutnya, Bendera Merah Putih yang nantinya dikibarkan bukan sekadar selembar kain, melainkan simbol perjuangan, pengorbanan, persatuan dan kehormatan bangsa Indonesia. Karena itu, para calon Paskibraka diminta menjalankan tugas dengan penuh kebanggaan dan tetap rendah hati.
Bupati juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh, mendengarkan arahan para pelatih dan pembina, menjaga kesehatan, disiplin terhadap waktu serta membangun kekompakan.
Pengalaman selama menjadi Paskibraka diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam menjalani kehidupan. Nilai kedisiplinan, mental yang kuat, karakter yang baik, rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.
“Buktikan bahwa kalian layak dipercaya mengemban kehormatan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih,” tegasnya.
Kepada para pelatih dan pembina, Bupati berpesan agar memberikan pendidikan dan pelatihan dengan penuh disiplin, ketegasan dan keteladanan, dengan tetap memperhatikan kondisi fisik dan psikologis para peserta.
Sementara kepada para orang tua dan wali, Bupati menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada anak-anak mereka selama mengikuti proses pembinaan.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Humbang Hasundutan, Dian Pinem, dalam laporannya menyampaikan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka Tahun 2026 bertujuan membentuk kader pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila, menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme, serta membangun sikap disiplin, tangguh dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pengibaran bendera pusaka.
Pemusatan pendidikan dan pelatihan dilaksanakan selama 11 hari, mulai 8 hingga 18 Agustus 2026. Peserta berjumlah 30 orang, terdiri dari 16 putra dan 14 putri.
Para peserta berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Humbang Hasundutan. Peserta terbanyak berasal dari SMA Negeri 2 Lintongnihuta sebanyak tujuh orang dan SMA Negeri 1 Doloksanggul sebanyak lima orang.
Selanjutnya, masing-masing dua peserta berasal dari SMA Negeri 1 Lintongnihuta, SMA Negeri 1 Baktiraja, SMA Negeri 1 Paranginan dan SMA Negeri 1 Pollung.
Peserta lainnya berasal dari SMA Negeri 2 Doloksanggul, SMK Negeri 1 Doloksanggul, Madrasah Aliyah Negeri, SMA Negeri 3 Lintongnihuta, SMA Negeri 1 Sijamapolang, SMA Negeri 1 Onan Ganjang, SMA Negeri 1 Pakkat, SMK Negeri 2 Pakkat, SMA Swasta RK Santa Maria Pakkat dan SMA Negeri 1 Parlilitan.
Dalam pemusatan pendidikan dan pelatihan tersebut, para calon Paskibraka mendapatkan pembinaan dari pelatih yang berasal dari unsur TNI, Polri dan Purna Paskibraka Kabupaten Humbang Hasundutan.
Selain pelatihan fisik, kedisiplinan dan keterampilan yang berkaitan dengan tugas Paskibraka, peserta juga mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber, di antaranya Badan Narkotika Nasional (BNN) Pematangsiantar, perwakilan Badan Intelijen Negara (BIN), serta Kejaksaan Negeri Humbang Hasundutan.
Pembukaan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2026 ditandai dengan pengguntingan pita oleh Sekda Chiristison R. Marbun yang mewakili Bupati Humbang Hasundutan, didampingi unsur Forkopimda. || Agus Juntak






