DPRD ” Ancam ” Bupati Deli Serdang P APBD Jadi Jarahaan, KPK Bingung
Aktualonline.co.id- Deli Serdang
Lambatnya P APBD Deli Serdang di sahkan DPRD mulai terkuak maksud dan tujuan wakil rakyat ini.
Ibarat ” kentut” suaranya tak terdengar tapi baunya menyengat itu lah terjadi akhirnya.
.
Salah seorang anggota DPRD Deli Serdang berjuluk preman akhirnya menemui bupati dan menuturkan agar APBD di sahkan dengan syarat pihak eksekutif memberikan sejuml 90ah paket proyek dengan rincian setiap ketua fraksi mendapatkan jatah 6 milyar dan anggot 4 milyar dalam keseluruhan dalam bentuk pekerjaan proyek.” Agar tak tercium oleh penegak hukum KPK .” Jelas salah satu anggota DPRD ini yang minta namanya tak disebutkan.
Tentu saja, adanya permintaan tersebut mantan kepala dinas kesehatan ini belum memberikan apa yang menjadi kehendak dan permintaan wakil rakyat tersebut akan tetapi masih dalam pertimbangan terkait hal itu.
Selain dead line waktu terus berjalan, ternyata desakan agar permintaan legislatif ini di berikan mereka bukan diam dan menunggu malah sebaliknya melakukan turun kelapangan hingga mencari cari masalah di dalam pemakaian anggaran yang dilakukan organisasi perangkat daerah (OPD) hingga anggaran yang sudah di audit badan pemeriksaan keuangan (BPK) yang mereka lakukan di rumah sakit umum Amri Tambunan beberapa hari yang lalu serta yang lainnya.
Di bawah tekanan dari pihak legislatif, alumni kedokteran USU ini hingga kini belum memberikan sinyal apakah proyek yang diminta wakil rakyat itu diberikan atau malah sebaliknya melawan yang nantinya anggaran tersebut disahkan melalui DPRD Sumut.” Belum ada jawaban resmi dari bupati akan tetapi masih di pertimbangkan ya.” Katanya
Menangapi hal itu praktisi hukum Harianto Sinaga SH mengatakan sebaliknya bupati menolak permintaan DPRD tersebut mengigat permintaan awal mereka sudah di tolak hingga sampai saat ini, P APBD belum juga di setujui.” Bupati harus siap menerima resikonya akan tetapi rakyatkan mengikuti perkembangan yang terjadi biarkan rakyat yang menilai siapa sebenarnya pro rakyat atau sebaliknya .” Sebutnya
Selain itu juga, dampak dan resiko yang terjadi bukan saja kepada bupati sendiri akan tetapi kepada DPRD tersebut karena gaji mereka terhambat selama 6.bukan serta pembangunan sehingga nantinya masyarakat akan marah kepada pihak legislatif.” Itu memang berat resikonya namun momen itu harus di jadikan tolak ukur bahwa sebenarnya APBD itu siapa yang bermain.” Sebutnya
Selain itu juga, wibawa bupati di dalam mengamankan uang rakyat itu benar benar dilakukan dan citra bupati semakin harum di masyarakat sehingga apa yang selama ini dilakukan baik di medsos maupun dunia maya lainnya akan di senangi masyarakat dan percaya bahwa bupati benar benar bekerja membangun kabupaten ini.” Biarkan aja sampai anggaran disahkan gubernur kan sama sama rugi ketimbang setiap tahun nya anggaran selalu di begal mereka.
Hal senada juga diungkapkan tokoh pemuda Azhar Harahap mengakui bahwa dampak hingga kini P APBD Deli Serdang belum disahkan DPRD jelas jelas tengkulak yang bermain di balik baju seragam mereka itu mulai kepanasan apalagi proyek yang dijanjikan kepada mereka belum juga dapat dikerjakan .’ itu voucher paket yang akan diberikan kepada DPRD sudah mereka kantongi akan hingga kini belum di kerjakan mengigat belum ada kesepakatan dengan bupati.” Saat ini tergantung bupati mau ikut mereka atau melawan kalau ikut pastinya setiap tahun jatah proyek yang jumlah puluhan milyaran itu akan mengalir ke DPRD Deli Serdang dan para tengkulak akan tertawa ternyata nyali seorang bupati hanya sebatas itu.” Imbuhnya
Jadi, tergantung bupati mau kemana di bawah pembangunan ini apakah di serahkan kepada para tengkulak atau sebaliknya melawan, ya rakyat saat ini masih menunggu ketegasan bupati dan percaya rakyat ada di belakangmu menunggu momen ini.gom




