Today

Pemasok Material Bantah Proyek Revitalisasi SMA Negeri Unggulan Sukma Nias Gunakan Pasir Laut

Alfin Sirait

AKTUALONLINE.co.id | GUNUNGSITOLI – Pekerjaan proyek Revitalisasi SMA Negeri Unggulan Sukma Nias, Sumatera Utara, di tuding menggunakan pasir laut. Namun setelah ditelusuri mendalam, kabar tersebut tidak benar adanya.

Hal itu terungkap ketika Aktualonline.co.id melakukan cross check ke salah satu tangkahan pemasok material pasir untuk Revitalisasi SMA Negeri Unggulan Sukma Nias di Desa Ononamolo Lot, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Selasa (5/8/2026).

Di lokasi, Aktualonline.co.id langsung menemui pemiliki tangkahan bernama Yarman Zebua. Kepada wartawan, secara eksklusif ia mengaku foto dan video tangkahan yang sedang beredar luas di media sosial adalah tangkahan miliknya.

Meski demikian, Yarman merasa tidak pernah menjual pasir laut kepada pihak manapun termasuk untuk pekerjaan proyek Revitalisasi SMA Negeri Unggulan Sukma Nias dengan nilai pagu anggaran Rp.87.34 Miliar tersebut.

“Saya perlu menegaskan, bahwa tidak pernah menjual pasir laut kepada pelaksana pekerjaan Revitalisasi SMA Negeri Unggulan Sukma Nias. Begitupun sebaliknya, mereka tidak pernah memesan atau bahkan membeli pasir laut kepada saya”, ucap Yarman.

Lebih jauh, Yarman menceritakan awal pertemuannya dengan Eko Sembiring perwakilan PT. Razasa Karya pemenang tender proyek strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara itu. Dalam pertemuan dengan Eko, Yarman menyebut tidak pernah membahas soal pasir laut.

“Beberapa waktu lalu, Pak Eko datang ke sini menanyakan jenis pasir saya jual. Lalu saya menjawab, pasir yang tersedia hanya pasir sungai idanoi. Setelah memeriksa dan memastikan kualitas pasir sungai yang saya jual, kemudian pak Eko memesannya”, kata Yarman.

Yarman juga menambahkan, tidak pernah menyampaikan kepada pihak manapun jika kitaEko Sembiring sebagai perwakilan PT. Razasa Karya memesan atau membeli pasir laut dari tangkahannya untuk pekerjaan proyek Revitalisasi SMA Negeri Unggulan Sukma Nias.

READ  5 Desa Terbaik di kota Gunungsitoli Terima Penghargaan dari Walikota

“Saya dapat memastikan, bahwa informasi penggunaan pasir laut dalam pekerjaan proyek Revitalisasi SMA Negeri Sukma Nias adalah hoax. Sebagai pemilik tangkahan, sekali lagi saya menegaskan tidak pernah menjual pasir laut kepada pak Eko Sembiring perwakilan PT. Razasa Karya”, ucapnya.

Diakhir keterangannya, Yarman mengatakan keberatan atas informasi hoax yang beredar luas. Termasuk juga informasi yang menyebut dirinya menjual pasir laut untuk pekerjaan proyek Revitalisasi Negeri Unggulan Nias.

“Saya tidak terima atas pemberitaan tersebut. Mohon kepada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab jangan menyebar fitnah. Saya tidak senang, tangkahan ini cari makan saya dan keluarga, jangan rusak usaha saya”, kata Yarman. || Ris

Related Post