AKTUALONLINE.co.id – MEDAN || Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M. mengunjungi Rumah Sakit (RS) Adam Malik Medan untuk meninjau layanan tuberkulosis (TB) di Provinsi Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat penanganan dan pengendalian tuberkulosis sebagai salah satu program prioritas nasional menuju eliminasi TB di Indonesia.
Didampingi Direktur Utama RS Adam Malik dr. Zainal Safri, M.Ked(PD), Sp.PD-KKV, Sp.JP(K), kedua wakil menteri meninjau sejumlah fasilitas layanan, termasuk Laboratorium Terpadu RS Adam Malik yang dilengkapi laboratorium mikrobiologi klinik untuk mendukung pemeriksaan dan penegakan diagnosis tuberkulosis.
“Kami datang ke sini memang tujuannya untuk pemberantasan TB. Tentu kita juga melihat fasilitas layanan TB di RS Adam Malik,” ujar Wamenkes dr. Benjamin.
Menurutnya, keberhasilan eliminasi TB tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Kami menyusun strategi pemberantasan TB nasional, tetapi harus dibantu oleh wali kota, camat, kepala desa, dan lurah. Kemenkes akan melakukan pemeriksaan. Contohnya di Sumatera Utara, tahun ini dilakukan tracing atau pelacakan di 3.640 lokasi,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama RS Adam Malik dr. Zainal Safri menegaskan komitmen rumah sakit dalam mendukung program nasional eliminasi tuberkulosis melalui penyediaan layanan yang lengkap dan terintegrasi.
Sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Sumatera bagian utara, RS Adam Malik tidak hanya melayani pasien TB, tetapi juga menerima kiriman sampel dugaan TB dari berbagai rumah sakit untuk diperiksa di Laboratorium Mikrobiologi Klinik.
“RS Adam Malik terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk layanan tuberkulosis. Saat ini kami memiliki Poliklinik TB DOTS, layanan MDR TB, ruang rawat inap khusus TB, serta ruang bertekanan negatif yang sebelumnya digunakan untuk pasien Covid-19 dan kini difungsikan sebagai ICU infeksi dan TB,” terang dr. Zainal.
Ia menambahkan, berbagai fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen RS Adam Malik dalam mendukung percepatan diagnosis, pengobatan, dan pengendalian penyebaran tuberkulosis di Sumatera Utara.
Kunjungan Wamenkes dan Wamendagri juga menjadi bagian dari rangkaian pemantauan implementasi strategi nasional pemberantasan TB yang dilakukan melalui pelacakan kasus (tracing) di berbagai daerah dengan melibatkan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas beserta jajaran, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, serta para pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan RI di wilayah Sumatera Utara.
Usai meninjau RS Adam Malik, rombongan Wamenkes dan Wamendagri dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerja ke sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Samosir, dan Kabupaten Toba guna memastikan pelaksanaan program eliminasi tuberkulosis berjalan optimal di berbagai daerah. || Red




