AKTUALONLINE.co.id – MEDAN || SMA Negeri 14 Medan mengisi rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 dengan berbagai kegiatan edukatif, salah satunya penyuluhan bahaya narkoba yang menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara.
Kegiatan MPLS yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 di sekolah yang berlokasi di Jalan Pelajar Ujung, Medan, ini diikuti ratusan peserta didik baru sebagai bekal awal mengenal lingkungan sekolah, budaya positif, serta pembentukan karakter.
Kepala SMA Negeri 14 Medan, Eva Fitra, saat ditemui di sekolahnya, Rabu (15/7/2026), mengatakan tema MPLS Ramah bertujuan menciptakan suasana yang aman, nyaman, menyenangkan, dan bebas dari tekanan bagi seluruh peserta didik baru.
“Melalui MPLS Ramah, kami ingin siswa merasa nyaman, senang, dan gembira selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tanpa merasa terbebani,” ujarnya.
Eva menjelaskan, sesuai petunjuk teknis Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, terdapat sejumlah materi wajib yang diberikan kepada peserta didik baru, di antaranya penguatan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, budaya positif sekolah, penyuluhan bahaya narkoba, serta pengenalan tata tertib dan peraturan sekolah.
Selain itu, para siswa juga diperkenalkan dengan sarana dan prasarana sekolah, kurikulum, serta budaya belajar yang diterapkan di SMAN 14 Medan.
“Peserta didik yang memasuki lingkungan baru harus memahami budaya sekolah, etika, sikap, dan tata krama sehingga mampu beradaptasi dengan baik,” jelasnya.
Ia menegaskan, pelaksanaan MPLS Ramah di SMAN 14 Medan berlangsung tanpa praktik perpeloncoan, bullying, maupun keterlibatan alumni. Seluruh kegiatan dilaksanakan oleh guru dan tenaga kependidikan yang masih aktif di sekolah.
Dalam rangka meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika, pihak sekolah bekerja sama dengan BNNP Sumatera Utara untuk memberikan sosialisasi dan penyuluhan mengenai dampak negatif narkoba bagi generasi muda.
Sementara itu, materi mengenai tata tertib sekolah serta pengenalan guru dan tenaga kependidikan disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.
Peserta didik baru juga diperkenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari futsal, bola voli, basket, seni tari, dance, pencak silat, hingga Karya Ilmiah Remaja (KIR), sebagai wadah pengembangan minat dan bakat.
Di bidang keagamaan, sekolah memperkenalkan kegiatan Rohani Islam (Rohis), pembelajaran membaca Al-Qur’an, serta berbagai prestasi siswa, termasuk juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kota dan provinsi, paduan suara, dan kegiatan pembinaan karakter lainnya.
Sebagai penutup rangkaian MPLS 2026, pada hari terakhir seluruh peserta didik baru akan mengikuti kegiatan gotong royong sebagai bagian dari program Sekolah Bersih yang melibatkan guru Bimbingan Konseling (BK), wali kelas, serta jajaran pimpinan sekolah. || Marlan Pasaribu




