Today

Bentang Spanduk,Gemapedes Soroti Penanganan Kasus Dugaan Penyalahgunaan Narkoba Libatkan Dua Oknum Personel Polres Samosir

Zul Aktual

Bentang Spanduk,Gemapedes Soroti Penanganan Kasus Dugaan Penyalahgunaan Narkoba Libatkan Dua Oknum Personel Polres Samosir. (Foto/Ist)

AKTUALONLINE.co.id MEDAN |||
Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Desa (GEMAPEDES) melakukan aksi pemasangan spanduk di sejumlah titik strategis di Kota Medan. Spanduk tersebut bertuliskan:
“#Conten Creator Merangkap Kapolres. Bongkar Dugaan Peredaran Narkoba di Samosir yang Di Back-Up Polres Samosir. #Reformasi Polri.”

Spanduk dipasang di Fly Over Jamin Ginting, Fly Over Amplas, Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), serta di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Ketua Badan Pengurus GEMAPEDES, Darma Wijaya Naibaho, menyampaikan bahwa aksi pemasangan spanduk tersebut merupakan bentuk kekecewaan dan menurunnya kepercayaan mahasiswa serta pemuda terhadap penanganan perkara dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu yang melibatkan dua personel Polres Samosir berinisial ES dan DW. Menurutnya, terdapat sejumlah kejanggalan yang perlu dijelaskan kepada publik.

“Setelah melaksanakan konsolidasi pada Selasa, 14 Juli 2026, kami menilai terdapat keterlambatan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat terkait perkara yang melibatkan terduga ES dan DW. Berdasarkan informasi yang kami peroleh, keduanya ditangkap pada 2 Juni 2026. Namun, informasi mengenai perkara tersebut baru diketahui publik setelah adanya tekanan dan desakan dari mahasiswa serta pemuda,” ujar Darma dalam siaran Persnya yang diterima Redaksi Aktualonline.Rabu (15/7)

Ia menilai rentang waktu lebih dari satu bulan sejak penangkapan hingga informasi dipublikasikan menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.

“Kami mempertanyakan mengapa informasi mengenai perkara ini baru disampaikan setelah cukup lama. Keterlambatan tersebut menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kami meminta penjelasan yang transparan dari pihak terkait agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru,” lanjutnya.

Dalam konsolidasi Evaluasi 6 Bulan Kapolres Samosir yang dilakukan mahasiswa dan pemuda di Kota Medan, menurut Darma, juga muncul sejumlah pertanyaan mengenai kronologi penangkapan kedua personel tersebut.

READ  Wakapolda Sumut Pimpin Rakoor Pengamanan Event F1H2O

“Salah satu pertanyaan yang berkembang adalah mengenai proses penangkapan, termasuk apakah penangkapan dilakukan langsung oleh Polres Samosir atau oleh institusi lain. Untuk menghindari simpang siur informasi, kami meminta agar dokumentasi maupun kronologi penangkapan dapat dijelaskan kepada publik sesuai ketentuan yang berlaku.”

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengurus GEMAPEDES, Rafael Sinaga, menyatakan bahwa masyarakat saat ini menginginkan agar Polres Samosir lebih memprioritaskan penanganan persoalan hukum yang dinilai berdampak langsung terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami berharap Kapolres Samosir lebih memfokuskan perhatian pada penyelesaian berbagai persoalan hukum yang menjadi kebutuhan masyarakat. Penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan memberikan rasa keadilan,” katanya.

Menurut Rafael, GEMAPEDES juga menerima sejumlah pengaduan masyarakat yang hingga kini belum memperoleh perkembangan informasi.

“Hingga saat ini kami telah menerima sedikitnya 12 laporan dari masyarakat yang menurut penyampaiannya belum memperoleh perkembangan yang jelas. Karena itu, kami meminta agar setiap laporan ditangani secara profesional serta masyarakat memperoleh kepastian mengenai progres penanganannya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dari sejumlah laporan tersebut, terdapat dua perkara yang saat ini menjadi perhatian khusus GEMAPEDES.

“Kami sedang mengkaji dua perkara yang berbeda karena terdapat sejumlah pertanyaan mengenai proses penanganannya, mulai dari tahapan pemeriksaan, penetapan tersangka, hingga lamanya proses penanganan perkara. Kami berharap seluruh proses tersebut dapat dijelaskan secara terbuka sesuai mekanisme hukum yang berlaku,”katanya.

Melalui aksi ini, GEMAPEDES menyatakan akan terus mengawal penanganan berbagai perkara yang menjadi perhatian masyarakat serta mendorong terciptanya penegakan hukum yang profesional, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip negara hukum.

Saat ditanya, Langkah apa yang akan di lakukan oleh Gemapedes kedepan?. Ia menjawab adanya rencana aksi demonstrasi setelah rampungya pembahasan di pertemuan mahasiswa dan pemuda berikutnya.||| TAS

READ  Perkuat Sinergi, Kemenimipas–Polri Teken Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama

 

Editor : Red

Related Post