AKTUALONLINE.co.id – MEDAN || Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara menegaskan bahaya penyalahgunaan narkotika maupun konsumsi rokok elektrik (vape) kepada peserta didik baru SMK Negeri 2 Medan. Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Sumatera Utara memberikan pembekalan mengenai penanggulangan kebakaran sebagai bagian dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung di SMKN 2 Medan, Rabu (15/7/2026), merupakan rangkaian MPLS yang digelar pada 13–17 Juli 2026 di seluruh SMK Negeri se-Sumatera Utara.
Kepala SMKN 2 Medan, Ida Farida, didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Chairun Nasri, mengatakan materi yang diberikan merupakan implementasi petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. Selain materi wajib, sekolah juga menghadirkan materi pilihan yang relevan dengan karakter pendidikan vokasi, khususnya terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
“Kehadiran petugas Damkar memberikan pembekalan kepada siswa tentang cara memadamkan api saat terjadi kebakaran ringan maupun besar. Jika terjadi kebakaran di rumah, anak-anak sudah memiliki pengetahuan dasar untuk melakukan penanganan awal. Begitu juga apabila terjadi kebakaran di bengkel praktik, peserta didik diharapkan siap siaga sebelum petugas datang,” ujar Ida Farida.
Menurutnya, pengetahuan dasar mengenai penanggulangan kebakaran diharapkan mampu membantu meminimalkan risiko serta mencegah meluasnya kobaran api hingga menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Sehari sebelumnya, Kepala BNNP Sumatera Utara, Brigjen Pol. Sari Tua, memberikan pembekalan mengenai bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif kepada seluruh peserta didik baru. Dalam kesempatan itu, BNNP Sumut mengajak para siswa menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.
BNNP Sumut juga memberikan perhatian khusus terhadap maraknya penggunaan rokok elektrik atau vape di kalangan remaja. Para siswa diingatkan agar tidak mencoba maupun mengonsumsi vape karena mengandung zat adiktif yang berpotensi membahayakan kesehatan serta memengaruhi perkembangan otak dan saraf remaja.
Ida Farida menyampaikan apresiasi kepada Damkar Provinsi Sumatera Utara dan BNNP Sumut atas kontribusi mereka dalam memberikan edukasi kepada peserta didik baru.
“Kami berharap pembekalan yang diberikan dapat menambah wawasan, membentuk karakter disiplin, serta meningkatkan kesadaran peserta didik tentang pentingnya keselamatan, kesehatan, dan menjauhi penyalahgunaan narkoba maupun rokok elektrik,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Dr. Basir Hasibuan, turut menyambut baik dan mendukung pelaksanaan MPLS 2026 di SMKN 2 Medan sebagai bagian dari upaya membentuk peserta didik yang berkarakter, sehat, disiplin, dan siap menghadapi dunia pendidikan maupun dunia kerja. || Marlan Pasaribu




