Today

Sedimentasi Hilir Kanal Medan Disorot Warga

Alfin Sirait

AKTUALONLINE.co.id – MEDAN ||| Kondisi hilir Medan Flood Control (MFC) atau Kanal Medan di perbatasan dengan Sungai Seruai, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, menjadi sorotan warga akibat tingginya sedimentasi yang terlihat di lokasi tersebut.

MFC merupakan proyek infrastruktur pengendali banjir yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum untuk membantu mengurangi risiko banjir di Kota Medan. Infrastruktur ini berfungsi mengendalikan debit air saat curah hujan tinggi serta mempercepat surutnya genangan di sejumlah kawasan.

Saat melakukan peninjauan ke lokasi pada Rabu (17/6/2026), tim Aktual menemukan adanya endapan tanah yang cukup besar di bagian hilir kanal. Sedimentasi tersebut terlihat telah membentuk daratan dan ditumbuhi vegetasi, sehingga memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait kapasitas aliran air.

Salah seorang warga sekitar Ibu Elysa mengaku khawatir kondisi tersebut dapat mempersempit aliran Sungai Seruai dan meningkatkan risiko luapan air saat musim hujan.

“Sudah lama sedimentasi ini terlihat, sudah ada 10 tahun lebih. Kami berharap ada pengerukan agar aliran air kembali normal dan tidak menimbulkan kekhawatiran saat debit sungai meningkat,” ujar warga yang ditemui di lokasi.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (18/6/2026), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBWS Sumatera II Kementerian Pekerjaan Umum, Sulastri Sihotang, mengatakan pemeliharaan Kanal Medan rutin dilakukan setiap tahun dengan menyesuaikan alokasi anggaran yang tersedia.

“Pemeliharaan ada setiap tahun, tetapi menyesuaikan dana yang tersedia. Untuk sedimentasi di ujung kanal akan dilakukan pengangkatan karena minggu lalu baru dilakukan pengukuran volumenya,” ujar Sulastri saat dikonfirmasi.

Menurut info yang didapat dari berbagai sumber dana pemeliharaan kanal yang dialokasikan mencapai milyaran tiap tahunnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan (Kasatker OP) BBWS Sumatera II yang dihubungi redaksi belum memberikan tanggapan terkait kondisi sedimentasi tersebut.

READ  Aksi Tawuran Remaja Bawa Sajam, Warga Sangat Resah dan Takut Jadi Korban

Aktual akan terus berupaya memperoleh keterangan tambahan dari pihak terkait guna melengkapi informasi kepada publik. ||| Togi Manurung

Related Post