Aktualonline.co.id-Lubuk Pakam
Ternyata teror penembakan kaca rumah dinas wakil bupati Deli Serdang lom lom suwondo mulai terendus adanya persoalan lahan garapan ex PTN II di desa sentis kecamatan Percut sei tuan percisnya di belakang Citraland.
Informasi yang dikumpulkan aktual
online.co.id Senin (15/6/2026) mengakui bahwa teror yang dilakukan orang tak di kenal itu ternyata indikasi orang suruhan salah satu pemilik uang.
Ceritanya, awalnya lahan milik negara tersebut di garap petani suruhaan karena kasus Citraland sebelum di vonis bebas sudah bocor di tingkat petinggi.
Mengetahui hal itu, selanjutnya pemodal melalui orang pembesar di Deli Serdang bertemu dan sepakat tentang harga tanah itu.
Puncaknya, sebelum lebaran selanjutnya para petani yang menguasai lahan itu mendapat ganti rugi terhadap lahan dan oknum petinggi ini menjanjikan akan mengeluarkan surat rekomendasi terkait lahan itu.
Namun saat di tunggu tunggu dan sesuai kesepakatan surat rekom tak kunjung keluar hingga pemodal naik pitam karena oknum pejabat ini sulit ditemui dan selanjutnya terjadi penembakan ini.” Itu arahnya persoalan tanah karena uang besar lah ini karena terjadi teror .” Sebut inisial HY sumber aktual
online.co.id.
Sekedar mengingatkan saja, Peristiwa mengejutkan terjadi di lingkungan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang. Kaca jendela kamar tidur Rumah Dinas Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo, ditemukan pecah dan diduga akibat tembakan dari orang tak dikenal (OTK).
Insiden tersebut pertama kali diketahui oleh Lom Lom saat kembali ke rumah dinas usai menghadiri kegiatan pesta rakyat di Kecamatan STM Hulu, Minggu (14/6/2026) malam. Temuan itu kemudian dilaporkan dan langsung mendapat perhatian aparat kepolisian.
Pada Senin (15/6/2026), personel Satreskrim Polresta Deliserdang bersama Tim INAFIS turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pecahnya kaca tersebut.
“Praduga kami ditembak dari luar,” ujar Lom Lom kepada wartawan saat mendampingi proses olah TKP.
Menurutnya, kejadian itu diketahui sekitar pukul 22.00 WIB ketika dirinya memasuki kamar tidur dan mendapati pecahan kaca berserakan di lantai dekat jendela.
“Saya pulang dari kegiatan di luar, masuk ke kamar dan melihat ada pecahan kaca di lantai tidak jauh dari jendela. Ada dua pecahan besar yang kemudian saya pindahkan ke sudut ruangan. Saya juga sempat mencari kemungkinan adanya proyektil, tetapi sampai saat ini belum ditemukan,” ungkapnya.gom
Post Views: 3