Today

Kasus Dugaan Scammer, Unit Siber Polrestabes Medan Surati BCA dan Shofee XPress untuk Kepentingan Penyelidikan

Zul Aktual

Kasus Dugaan Scammer, Unit Siber Polrestabes Medan Surati BCA dan Shofee XPress untuk Kepentingan Penyelidikan.(Foto/ist)

AKTUALONLINE.co.id MEDAN |||
*Medan, 9 Juni 2026* – Penanganan kasus dugaan jaringan scammer yang dilaporkan ke Polrestabes Medan mulai menunjukkan perkembangan. Unit Siber Polrestabes Medan dikabarkan akan melayangkan surat kepada sejumlah pihak terkait guna mendukung proses penyelidikan yang sedang berjalan.

Salah seorang korban,Yanti Nirwana Syahfitri Lubis, mengaku mendapatkan informasi tersebut saat menghadiri undangan klarifikasi di ruang penyidik Unit Siber Polrestabes Medan, Selasa (9/6/2026).

Sebelum memasuki ruang penyidik, Yanti sempat menyampaikan kepada sejumlah awak media mengenai pengalaman yang dialaminya sebagai korban dugaan penipuan yang diduga dilakukan oleh jaringan scammer.

Selanjutnya, Yanti menemui penyidik Unit Siber Polrestabes Medan,Briptu Ladeta Simanjuntak, untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan laporannya.

Dalam pertemuan tersebut,Briptu Ladeta Simanjuntak menyampaikan bahwa Polrestabes Medan berencana mengirimkan surat permintaan keterangan kepada pihak-pihak yang dianggap berkaitan dengan proses penyelidikan. Surat tersebut dijadwalkan akan dikirim pada 18 Juni 2026 kepada Bank Central Asia (BCA) Kantor Cabang Pembantu Tomang Elok serta Shofee XPress Pusat Jakarta.

Menanggapi perkembangan tersebut, Yanti Nirwana Syahfitri Lubis menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Unit Siber Polrestabes Medan, khususnya kepada Briptu Ladeta Simanjuntak, yang dinilainya terus melakukan langkah-langkah penyelidikan terhadap kasus yang dilaporkannya.

“Saya mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh penyidik Unit Siber Polrestabes Medan dalam menangani laporan ini. Saya berharap kasus ini dapat segera terungkap dan para pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” ujar Yanti.

Ia juga berharap pihak kepolisian dapat segera mengidentifikasi serta menangkap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan jaringan scammer tersebut. Selain itu, korban berharap kerugian yang dialaminya dapat memperoleh kepastian hukum melalui proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

READ  DPRD Kota Medan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses IV Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026

Menurut Yanti, langkah yang dilakukan oleh Unit Siber Polrestabes Medan menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam mengusut kasus yang dinilai telah meresahkan masyarakat. Ia berharap penyelidikan dapat mengungkap pihak yang bertanggung jawab di balik dugaan jaringan penipuan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian terus melakukan pendalaman guna mengumpulkan keterangan serta bukti-bukti yang diperlukan.||| Rivi Hamdani

 

Editor : Red

Related Post