Today

‎Wali Kota Medan Secara Tidak Langsung Dinilai Buka Aib Kegagalan Wakil Wali Kota Benahi RSUD Pirngadi ‎

Prase Tiyo

Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap (kiri ke kanan). (Foto: Ist/Aktual Online)
Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap (kiri ke kanan). (Foto: Ist/Aktual Online)

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Klaim Wali Kota Medan Rico Waas berobat ke luar negeri sebagai alasan tidak menghadiri persemian Koperasi Merah Putih secara Virtual yang dibuka Presiden Prabowo beberapa waktu lalu terus menjadi cibiran.

‎Ketua Cahaya Kemenangan Prabowo Sumut Jauli Manalu menilai bahwa alasan tersebut secara tidak langsung ingin menunjukkan kegagalan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap dalam mengkampanyekan perbaikan kualitas dan fasilitas RSUD Pirngadi Medan.

‎”Mengapa harus ke luar negeri, itu pertanyaannya. Sementara Wali Kota Medan terus mengkampanyekan ayo berobat ke RSUD Pirngadi Medan. Apa seburuk itukah Pirngadi sehingga Rico memilih berobat ke luar negeri. Ini kan buka aib namanya, kalau memang buruk berarti kan buka borok kegagalan wakilnya,” cecarnya, Sabtu (23/5/2026) siang.

‎Lanjutnya, Rico Waas juga harusnya terbuka ke publik jika memang penyakit yang dialaminya tidak dapat ditangani oleh RSUD Pirngadi Medan, agar Wakilnya Zakiyuddin Harahap bisa melakukan pemutakhiran alat maupun SDM.

‎Diingatkan Jauli Manalu, jika setingkat Wali Kota Medan Rico Waas saja tidak mendukung upaya kampanye Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap untuk berobat ke RSUD Pirngadi, maka bagaimana mungkin masyarakat bisa mempercayai niat keduanya memimpin, bukan untuk saling menyikut.

‎Diketahui, pernyataan Jauli Manalu ini muncul mengomentari penjelasan Wali Kota Medan Rico Waas soal berobat ke luar negeri sehingga tidak menghadiri peresmian Koperasi Merah Putih secara Virtual dengan Presiden Prabowo pada 16 Mei 2026 lalu.

‎Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap yang dihubungi belum memberikan tanggapan atas kritik dari Jauli Manalu.|| Prasetiyo

READ  Rutan Kelas I Labuhan Deli Ikuti Sosialisasi Pemberantasan Pungli dan Gratifikasi Secara Virtual

Related Post