AKTUALONLINE.co.id – Medan || Ada banyak proyek bermasalah pada masa Wali Kota Medan Bobby Nasution dibongkar di era Rico Waas secara perlahan hingga menciptakan gunjingan dan tanda tanya publik.
Ketua Cahaya Kemenangan (Cakep) Sumut Jauli Manalu, Selasa (12/5/2026) siang menguraikan proyek yang dimaksud diantaranya proyek Lapangan Merdeka Medan yang terus diperiksa oleh kejaksaan hingga saat ini.
Lalu, masyarakat Brayan meluapkan protes mereka atas pembangunan Lapangan Padel yang dibangun dengan cara menyerobot jalan umum.
”Proyek Lapangan Merdeka sekarang diperiksa intens oleh kejaksaan di masa Wali Kota Rico Waas. Lalu proyek lapangan Padel Brayan sekarang ribut masyarakatnya. Padahal waktu Pilgubsu lalu di kawasan ini suara Bobby-Surya tinggi,” ungkapnya.
Memang, yang patut dipuji lagi, pada masa Rico Waas, Dirut PUD Pasar Anggia Ramadhan berani melaporkan para pengelola pasar yang dituding melakukan korupsi sehingga merugikan PAD.
Selain itu, ada berbagai kebijakan yang menampilkan keberanian Rico Waas. Seperti, mutasi Benny Sinomba dari Kadisdikbud Kota Medan menjadi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan. Padahal, ia memiliki rekam jejak komunikasi baik terhadap Wali Kota Medan sebelumnya.
Kebijakan selasa tanpa mobil pribadi bagi ASN di lingkungan Pemko Medan untuk menghidupkan transportasi massal juga senyap. Termasuk parkir berlangganan maupun e-parking yang dulu digagas Bobby Nasution dimentahkan tanpa penerbitan Perda pembatalan.
Upaya mempertahankan kultur lewat program Jumat wajib memakai baju adat bagi ASN di lingkungan Pemko Medan juga tidak tampak lagi.
Meski terlihat ekstrim, Jauli Manalu memandang bahwa penghapusan beberapa program serta dibongkarnya proyek bermasalah tadi dinilai sebagai kebijakan otoritas pemimpin yang baru, dan bukan sebagai sentimen. Apalagi saat ini hubungan Bobby Nasution dengan Rico Waas masih terjalin baik.
Ia meyakini bahwa proses hukum yang berlangsung terhadap proyek bermasalah berlangsung alami, namun dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab untuk menyebar rumor negatif demi mengadu domba kedua kepala daerah ini.
”Meskipun ini benar diadu domba atau siapapun yang mau memainkan ini lewat proyek-proyek bermasalah di Medan, silakan. Karena Bobby Nasution sudah teruji. Jika dia terlibat, sudah pasti dari dulu ditangkap KPK atau kejaksaan. Namun, yang mau coba-coba ganggu Bobby Nasution, berhentilah sebelum diganggu. Siapa yang memainkan ini, nanti terbuka sendiri,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, baik Wali Kota Medan Rico Waas maupun Gubernur Sumut Bobby Nasution belum memberikan tanggapannya terkait hal ini.|| Prasetiyo
Banyak Proyek Bermasalah Masa Wali Kota Medan Bobby Nasution Dibongkar Era Rico Waas, Siapa yang Mainkan (?)




