21.2 C
Indonesia
Senin, 27 April 2026

Pak Kapolrestabes Medan Tolong Tangkap Bandar Narkoba Mangkubumi, Ini Fotonya

Berita Terbaru

Amat Hamim, korban penculikan dan percobaan pembunuhan bandar Narkoba Mangkubumi saat menunjukkan wajah pelaku.(Foto: dok.Aktual Online)

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Korban penculikan dan percobaan pembunuhan bernama Amat Hamim (32) oleh bandar Narkoba Mangkubumi kini kembali bersuara.

Melalui sebuah video, ia meminta pertolongan dari Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak untuk menangkap pelaku penculikan dan percobaan pembunuhan terhadapnya ditangkap.

“‎Hari ini saya hanya meminta agar kepolisian membantu saya, menangkap pelaku penculikan dan percobaan pembunuhan terhadap saya yang dilakukan oleh Friski Cs. Ini fotonya. ini Frisky dan ini Satya. Dua orang lagi, saya tidak punya fotonya. ‎Tolong pak Kapolrestabes Medan, Bapak Kombes Pol Jean Calvijn. Saya selalu melihat bapak garang di Medsos. Saya berharap bapak empati terhadap peristiwa yang menimpa saya. Saya ingin Frisky, Satya, Ari Gomok dan Ari Botak ditangkap,” ungkapnya, Senin (27/4/2026) pagi.

Permohonannya tersebut tidak terlepas dari usahanya sebagai warga negara Indonesia yang baik, membantu kepolisian selama ini dalam menangkap jaringan Narkoba di wilayah Medan Kota.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak yang dikonfirmasi Aktual Online belum memberi penjelasan soal penanganan laporan Amat Hamim maupun penangkapan pelaku hingga berita ini diterbitkan.

Simak pernyataan Amat Hamim melalui tayangan berikut:

Diketahui, Ahmad Hanim mengungkap bahwa ia diculik oleh empat orang pria yang ia kenal dari sebuah tempat hiburan malam di Kawasan CBD Polonia. Mereka adalah Friski, Ali Gomok, Ari Botak dan Satya.

Saat itu sekitar pukul 02.30 WIB, di parkiran yang sepi kakinya ditusuk sebilah pisau karena melawan saat akan dibawa. Setelah pasrah, Amat Hanim langsung diangkut dengan sebuah sepeda motor dan dibawa ke jalan Masjid.

“Mereka membawa saya ke luar (red. tempat hiburan malam), di parkiran saya ditikam, saya tidak bisa melawan lagi. Mereka membawa saya ke jalan Masjid,” ungkapnya mengingat kejadian.

Di sana Amat Hanim diturunkan dan dihajar kembali dengan pukulan baseball, tidak hanya urat-urat di kakinya yang jadi sasaran tusukan. Namun, kepalanya juga disayat hingga membuatnya sempat tidak sadarkan diri.

Untungnya, saat saat salah seorang pelaku memukul kaki kirinya, Amat Hanim kembali sadar dan spontan berlari, langsung meloncat ke sungai. Para pelaku sempat berpikir Amat Hamim sudah meninggal lantaran saat itu ia berkamuflase seolah-olah tidak bernyawa lagi.

“Diam saja saya, mata saya ke atas. Mereka senter, tau saya. Dipikir mereka saya sudah mati,” ucapnya.

Setelah memastikan aman, Amat Hamim kemudian memaksakan diri mengarungi sungai hingga ke kawasan kesawan. Di sanalah ia meminta pertolongan dengan warga sekitar. Hingga akhirnya berhasil dilarikan ke rumah sakit dan membuat laporan kepolisian nomor LP/B/4476/XII/2025/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.|| Prasetiyo

Baca Selanjutnya

Berita lainnya