AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Semangat kebersamaan dan optimisme menyelimuti hamparan sawah Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, saat digelar Panen Raya bertema “Menuju Tulungagung Swasembada Pangan 2026”, Kamis (23/4/2026).
Acara ini dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, bersama jajaran Forkopimcam, Kepala Dinas Pertanian Suyanto, para kepala desa, serta kelompok tani.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan fondasi penting bagi stabilitas bangsa. “Jika kebutuhan pokok terpenuhi, roda ekonomi akan bergerak lancar dan masyarakat lebih sejahtera,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada petani yang telah bekerja keras mewujudkan surplus produksi. “Keberhasilan ini adalah milik kita bersama. Semoga kesejahteraan petani terus meningkat,” tambahnya.
Selain menyoroti hasil panen padi yang melimpah, Baharudin mendorong diversifikasi tanaman agar petani tidak hanya bergantung pada beras. Menurutnya, pemanfaatan lahan untuk jagung dan sayuran akan memperkuat cadangan pangan sekaligus menambah pendapatan keluarga.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan penggunaan pupuk dan pestisida secara bijak.
Kepala Dinas Pertanian Tulungagung, Suyanto, turut memaparkan capaian produksi. Sepanjang 2025, hasil panen padi mencapai 319 ribu ton dengan surplus 90 ribu ton. Memasuki awal 2026, produksi sudah menembus 80 ribu ton.
“Kami optimis tahun ini surplus kembali tercatat. Pemerintah terus mendukung dengan bantuan Alsintan, benih unggul, perbaikan irigasi, dan pelatihan teknis,” jelasnya.
Panen Raya di Desa Kepuh menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kerja sama yang solid, Tulungagung bertekad mempertahankan predikat sebagai lumbung pangan sekaligus memastikan ketahanan pangan yang berkelanjutan.||| Dodik S
Editor : Zul
