AKTUALONLINE.co.id – TOBA ||| Gereja Katolik Santo Yosef yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja Pardede Onan No. 1, Tandang Buhit, Kecamatan Balige, melaksanakan perayaan Minggu Palma dengan penuh semangat dan kekhidmatan. Antusiasme umat terlihat sangat tinggi hingga sebagian harus duduk di tangga gereja demi mengikuti perayaan yang menjadi pembuka Pekan Suci tersebut.
Perayaan dipimpin oleh Pastor Cypriano Barasa, OFMCap. Dalam tradisi Katolik, Minggu Palma mengenang kedatangan Yesus Kristus ke Yerusalem sebagai Raja Damai, sekaligus mengawali kisah sengsara-Nya. Untuk memastikan kelancaran dan keamanan ibadah, personel dari Polsek Balige turut melakukan pengamanan di sekitar lokasi gereja.
Minggu Palma memiliki makna mendalam bagi umat Katolik, tidak hanya sebagai simbol kemenangan, tetapi juga sebagai awal permenungan akan penderitaan, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus.
Pemberkatan daun palma menjadi salah satu bagian penting dalam perayaan ini. Umat membawa daun palma dari rumah masing-masing atau yang telah disediakan panitia. Daun tersebut diberkati oleh imam di luar gereja dan menjadi simbol kehidupan serta kemenangan, yang kemudian biasanya disimpan di rumah sebagai tanda iman.
Setelah pemberkatan, dilanjutkan dengan prosesi meriah. Imam bersama umat melakukan arak-arakan memasuki gereja sambil melambaikan daun palma dan menyanyikan lagu-lagu pujian, menggambarkan suasana penyambutan Yesus di Yerusalem.
Suasana kemudian berubah menjadi lebih hening dan khidmat saat Liturgi Sabda, khususnya pada pembacaan Kisah Sengsara Yesus (Passio). Momen ini mengajak umat untuk merenungkan pengorbanan Kristus bagi umat manusia.
Dalam perayaan ini, digunakan warna liturgi merah yang melambangkan darah dan pengorbanan Kristus.
Perayaan Minggu Palma di Gereja Santo Yosef Balige dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pukul 08.00–10.30 WIB dan 11.00–13.00 WIB. Secara keseluruhan, perayaan berlangsung lancar, menggabungkan suasana sukacita dan permenungan mendalam dalam menyambut Pekan Suci. ||| Agus Juntak




