21.7 C
Indonesia
Sabtu, 18 April 2026

Mahasiswa UMN Al Washliyah Beri Edukasi Penanaman Tanaman Hortikutura untuk Sumber Pangan dan Pendapatan Keluarga di Desa Lubuk Sidup

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id ACEH TAMIANG |||
Mahasiswa UMN Al Washliyah dalam Program Mahasiswa Berdampak Melakukan Kegiatan Edukasi Penanaman Tanaman Hortikutura untuk Sumber Pangan dan Pendapatan Keluarga yang dilaksanakan pada Kamis, 19 Februari 2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa turut membantu masyarakat terdampak sebagai wujud nyata pengabdian dan keperdulian dalam mendukung penyediaan sumber pangan sehat seperti penanaman sayuran kangkung, bayam, cabai, terong. Fokus utama kegiatan ini adalah penerapan metode urban farming, seperti budidaya dalam polibag untuk lahan sempit. Kehadiran mahasiswa merupakan inisiatif strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan mandiri dan memberikan pendapatan tambahan bagi keluarga.

Melalui pemanfaatan lahan pekarangan, mahasiswa membantu masyarakat bertransformasi dari konsumen menjadi produsen, sekaligus mengedukasi tentang gaya hidup sehat dan berkelanjutan. Mahasiswa mengawal proses penanaman hingga masa panen untuk memastikan keberlanjutan program

Pasca banjir perekonomian masyarakat desa Lubuk Sidup berhenti total. Masyarakat yang dulunya bekerja menjadi petani kini berahli menjadi nelayan dan pekerjaan lainnya yang tidak membutuhkan modal besar.

Pertanian telah ditinggalkan sejak akhir tahun 2025 karena lahan petani sudah tidak dapat di fungsikan kembali, ditambah lagi kaum muda tidak berminat untuk menjadi petani karena dianggap pekerjaan yang sulit dan harus mempunyai modal yang besar.

Regenerasi petani yang kian menurun tentunya akan berdampak pada pemenuhan pangan di Desa Lubuk Sidup, Kabupaten Aceh Tamiang.

Keprihatinan tersebut ditangkap sebagai peluang untuk mengabdi di masyarakat oleh Tim mahasiswa berdampak UMN Al Washliyah. Mereka berupaya untuk mengembangkan program pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi serta meningkatkan penghasilan keluarga. Mahasiswa UMN Al Washliyah percaya bahwa pekarangan yang dioptimalkan penggunaannya untuk kegiatan pertanian dan peternakan dapat menyediakan pangan dalam jumlah yang cukup, aman, merata, dan terjangkau sehingga ketahanan pangan bisa tercipta.

“Pertama yang kami butuhkan adalah sosok key leader. Nantinya ia akan menjadi contoh bagi masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan pekarangan,” ujar Ririn, salah satu mahasiswa Program Mahasiswa Berdampak. Key leader merupakan sosok yang dapat berperan untuk membantu transfer pengetahuan dan mempercepat penerimaan inovasi kepada masyarakat sekitar. Pemilihan sosok key leader ini dapat ditentukan dari tingkat pendidikan, peran sosial, dan jaringan komunikasi.

Banyaknya jaringan komunikasi yang dibentuk key leader juga menjadi pertimbangan karena konsep yang akan digunakan untuk pengembangan program pemanfaatan lahan pekarangan yaitu konsep social learning. “Melalui social learning, warga dapat mengamati dan meniru key leader dalam mengelola lahan pekarangannya,” imbuh Ririn. Lebih lanjut, Ririn menjelaskan, melalui bimbingan dari key leader, warga menjadi lebih percaya diri untuk mengambil tindakan dan membuat keputusan yang lebih baik dalam mengelola lahan pasca banjir.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknis sosok key leader, tim Mahasiswa Berdampak UMN Al Washliyah mengadakan edukasi pada warga masyarakat Desa Lubuk Sidup tentang pemanfaatan lahan pekarangan rumah pada awal Februari lalu. Tujuan dari edukasi adalah untuk mengembalikan motivasi bertanam, pembinaan teknis serta praktik budidaya tanaman. Mahasiswa berdampak UMN Al Washliyah memberikan materi terkait cara memilih benih dan bibit yang tepat, pengolahan lahan, pembuatan media tanam, pemupukan, penanaman, pemeliharaan, hingga cara memanen tanaman.

“Berdasarkan hasil edukasi dan praktik penanaman, dapat diketahui bahwa kondisi iklim di Aceh Tamiang cocok untuk budidaya cabai, terung, timun, bayam, kangkung, selada, dan pakcoy,” ujar Ibu Siti, salah satu warga yang mendapatkan edukasi. Ia berterima kasih atas ilmu yang telah ditinggalkan oleh tim mahasiswa berdampak UMN Al Washliyah karena program pemanfaatan lahan pekarangan dapat membantu masyarakat untuk mengatasi kerawanan pangan akibat bencana banjir yang merusak lahan pertanian warga Lubuk Sidup.||| Zul

 

Editor : Zul
Sumber : Leni Handayani (Dosen Fakultas Pertanian UMN Al-Washliyah)

Baca Selanjutnya

Berita lainnya