Today

Di Balik Penyerangan Rumah Advokat Acil Lubis Ada Bandar Sabu Jermal yang Harus Ditangkap

Abdul Raup merupakan residivis kasus Narkoba yang juga pelaku penyerangan rumah Advokat Acil Lubis. (Foto: Ist/Aktual Online)

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Berdasarkan rentetan kejanggalan dan fakta yang muncul dalam peristiwa penyerangan rumah Advokat Acil, ada bandar Sabu Jermal yang harus segera ditangkap oleh kepolisian.

Praktisi Hukum Jauli Manalu, Senin (16/3/2026) siang memaparkan bahwa kejanggalan yang dimaksud adalah pelaku masih mampu memainkan peran sebagai korban dan menggambarkan peristiwa penyerangan yang dilakukannya seakan-akan bisa dilindungi oleh polisi.

Pelaku juga tidak dapat menjelaskan alasan sederhana soal kehadirannya di rumah Advokat Acil Lubis bersama puluhan jaringan Sabu Jermal lain hingga menciptakan keonaran di kediaman orang lain.

“Jelas ada dua hal yang janggal. Tidak perlu kita berteori, publik juga bisa menilainya. Pertama, dia pelaku tapi dia melaporkan korban. Emang polisi mau melindungi pelaku. Kedua, apa alasan dasar pelaku berada di rumah korban. Mana mungkin orang bertamu baik-baik terus yang punya rumah berbuat kasar. Ini malah tamu yang buat onar. Jadi harus jelas di situ,” urai Jauli Manalu.

Di sisi lain, ada fakta bahwa pelaku salah seorang diantaranya adalah Abdul Raup merupakan residivis Narkoba. Lingkup sosialnya juga di wilayah bandar Sabu Jermal. Serta, ia tidak memiliki gesekan apapun dengan korban Acil Lubis yang bisa dijadikan alasan untuk memantik peperangan.

Jauli Manalu menduga kuat bahwa bandar Sabu Jermal adalah instruksi acak kepada anggotanya untuk menjadi peringatan kepada polisi dan masyarakat agar tidak mengganggu bisnis Narkoba yang selama ini telah ia jalankan serta menghidupi oknum-oknum penegak hukum juga politisi kenalannya.

“Saya sudah mengidentifikasi, tidak ada hubungan Acil Lubis dengan pelaku juga jaringan bandar Sabu Jermal. Acil ini target acak pasti. Di lingkungan rumahnya Acil Lubis ini cukup familiar dengan masyarakat, dia dikenal semua. Ini bisa jadi satu alasan bandar Sabu Jermal membuat satu contoh peringatan kepada polisi dan masyarakat untuk tidak mengganggu peredaran Narkoba miliknya. Penting lagi diingat, apa pelaku yang melapor itu sudah dicek urine. Tes saja lah pak Polisi,” asumsinya.

READ  Ini Wajah Jaringan Bandar Sabu Jermal yang Lempar Besi ke Anak Kecil

Jika benar, seharusnya polisi segera bergerak cepat menangani persoalan tersebut dan tidak ragu-ragu lagi agar meratakan seluruh barak Narkoba yang masih tersisa milik bandar Sabu Jermal tersebut.|| Prasetiyo

Related Post