Kadinkes Madina dr. Muhammad Faisal Situmorang dan catatan setoran yang dikutip. (Foto: Ist/Aktual Online)
AKTUALONLINE.co.id – Mandailing Natal || Ungkapan uang setoran pengamanan untuk jaksa yang kabarnya dikutip oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Madina dr. Muhammad Faisal Situmorang dari berbagai instansi kini menjadi buah bibir.
Informasi yang diterima Aktual Online, nominal uang pengamanan tersebut bervariasi menyesuaikan dinas yang dikutip. Untuk Dinas Pertanian ditarik sebesar Rp500 juta, Dinas Perikanan sebesar Rp250 juta, ‎Dinas Pendapatan sebesar Rp120 juta, RSUD sebesar Rp250 juta, Dishub sebesar Rp200 juta, Dinkes sebesar Rp200 juta.
Lalu Disdik sebesar Rp300 juta, ‎Kesbangpol sebesar Rp100 juta, Perusahaan Umum sebesar Rp400 juta, bagi para Kades Pantai Barat mulai Rp100-150 juta, Bagian Keuangan ditarik sebesar Rp100 juta, dan Sekwan sebesar Rp200 juta.
“Tukang kutipnya Kadinkes bang. Dia yang narik, terus dia yang kabarnya menyetor langsung ke kejaksaan,” ungkap seorang narasumber yang meminta identitasnya disembunyikan, Rabu (11/3/2026) kemarin.
Uang-uang yang dikutip ini kemudian disetor ke salah satu jaksa yang menurut informasi untuk disetor lagi kepada atasannya di tingkat Provinsi.
Bukti kekuatan uang setoran ini sangat nyata dan kasar mata. Salah satunya dalam proyek pengembangan Puskesmas Sibanggor yang memakan anggaran Rp5 miliar belum selesai dibangun, namun pembayarannya sudah seratus persen dan tanpa dipersoalkan oleh kejaksaan.
Sementara itu hingga berita ini diterbitkan, Kadinkes Madina dr. Faisal Situmorang yang dihubungi Aktual Online belum memberikan jawaban atas kabar kutipan uang pengamanan lintas dinas yang ia lakukan untuk diserahkan kepada kejaksaan.
Sementara itu, Sekwan DPRD Madina Afrizal Nasution yang namanya dicatut dalam kabar mengenai penyerahan uang setoran pengamanan sebesar Rp100juta juga belum memberi komentar apapun.|| Prasetiyo




