Today

Ini Wajah Jaringan Bandar Sabu Jermal yang Lempar Besi ke Anak Kecil

Jaringan Bandar Sabu Jermal yang buat retak tangan anak kecil. (Foto: Ist/Aktual Online)

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Berdasarkan rekaman CCTV komplek Graha Jermal Residence 15 Februari 2026 lalu, terekam jelas wajah pelaku dari jaringan bandar Sabu yang melempar besi ke anak kecil saat melakukan penyerangan ke rumah Advokat Acil Lubis.

Meski identitas pelaku belum dikantongi, jaringan bandar Sabu Jermal itu memiliki ciri-ciri bentuk wajah oval hingga sedikit persegi panjang. Terlihat memiliki tulang pipi yang cukup menonjol.

Warna kulit Sawo matang. Area sekitar dagu dan rahang bawah terlihat sedikit tirus atau cekung mengindikasikan struktur wajah yang kurus.

Potongan rambut pendek, berwarna hitam. Mengalami penipisan di bagian depan membentuk huruf ‘M’ yang samar. Rambut bagian atas terlihat agak tipis.

Dahinya terlihat lebar, tinggi, dan cukup menonjol akibat garis rambut yang mundur. Alis mata tampak tidak terlalu tebal atau lebat, bentuknya standar dan sedikit melengkung. Sementara mata terlihat agak cekung.

Melihat ciri fisik itu, diperkirakan usia pelaku sekitar akhir 30-an hingga pertengahan 40-an tahun.

Diketahui, para pelaku penyerangan rumah Advokat Acil Lubis itu merupakan jaringan bandar sabu Jermal. Berdasarkan rekaman cctv, beberapa diantarnya dikenali berinisial PY, GDN, OBK, BDL, DNU, GBR, RJK, BDI, dan JND.

Sebelumnya diberitakan Praktisi Hukum Jauli Manalu menilai bahwa polisi wajib menaruh curiga dengan keberanian para pelaku dalam membuat laporan polisi. Ia menduga, keberanian tersebut timbul karena pengaruh narkoba yang para pelaku konsumsi.

Untuk itu, Jauli Manalu mendesak Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area untuk bersinergi melakukan tes urine terhadap para pelaku penyerangan rumah Advokat Acil Lubis yang telah membuat laporan polisi.

READ  Bandar Sabu Jermal Mulai Jago Giring Opini Sejak Akhir 2025, Inisial GS Diubah jadi Mamat

“Mana ada orang waras, sehat akalnya, dan tidak terpengaruh narkoba yang berani melaporkan korban dari tindak kejahatannya. Artinya ada yang aneh, darimana keberaniannya muncul. Saya menduga mereka mengkonsumsi narkoba sebelum membuat laporan polisi. Tes urine saja,” cecar Jauli Manalu, Selasa 3 Maret 2026 lalu

Lanjutnya, apalagi saat ini jajaran Polrestabes Medan yang giat memberantas Narkoba saja tunduk pada instruksi Mabes Polri untuk tes urine. Konon lagi, jaringan bandar sabu Jermal yang ingin mencoba-coba memainkan drama pelaku seakan-akan menjadi korban.|| Prasetiyo

Related Post