Today

Kecurigaan DPR RI Soal Ninik Mamak Terbukti Tapi Polisi Tidak Bernyali, Fahrul Rozi Harahap: Copot Kapolda Sumbar

Praktisi Hukum dan Aktivis Fahrul Rozi Harahap serta Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta (kiro ke kanan). (Foto: Ist/Aktual Online)

 

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Sumatera Barat || Kecurigaan Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Gerindra Sugiat Santoso terhadap ninik mamak yang mengusir nenek Saudah usai nyaris meninggal dunia akibat menolak tambang emas ilegal sudah terbukti.

Rekaman pengakuan pelaku tambang emas ilegal diduga HR yang menyebut bahwa masyarakat dan ninik mamak mendapat jatah 7% mengungkap fakta yang telah ditutup rapi selama ini.

Sayang, Praktisi Hukum dan Aktivis Fahrul Rozi Harahap menilai polisi khususnya jajaran Polda Sumbar tidak memiliki nyali untuk mengusut bahkan sekadar menyampaikan keterangan ke publik.

“Saat RDP di komisi XIII, Sugiat Santoso sudah mengungkap kecurigaannya. Lalu, muncul rekaman pengakuan pelaku tambang emas ilegal, ternyata masyarakat dan ninik mamak dapat jatah 7%. Mengapa polisi tidak ada nyali mengusut ini,” cecarnya, Rabu (25/2/2026) siang.

Simak pengakuan pelaku tambang emas ilegal Pasaman diduga HR soal bagi-bagi jatah 7% untuk masyarakat dan ninik mamak dalam tayangan berikut:

Menurut Fahrul Rozi Harahap, tambang emas ilegal di Pasaman merupakan aktivitas yang dikelola oleh jaringan mafia terstruktur, bukan masyarakat. Hal itu dikuatkan dengan lobi-lobi politik Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta ke Kementerian ESDM.

Padahal, sebagai penegak hukum, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta harusnya mampu menuntaskan masalah utamanya dan tidak menunjukkan posisi dukungan terhadap aktivitas ilegal yang justeru merugikan negara.

Untuk itu, Fahrul Rozi Harahap meminta agar Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.

READ  Kapolda Sumbar Minta Aktual Online 'Audiensi' ke Kapolres Pasaman Soal Tambang Emas Ilegal, Fahrul Rozi Harahap: Itu Mau Beri Konfirmasi atau Ajak Lobi-lobi

Lanjut Fahrul Rozi Harahap, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta juga harus diperiksa secara serius oleh Propam Mabes Polri, untuk membuktikan ada atau tidaknya keterlibatannya dalam tambang emas ilegal.

Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta yang dihubungi Aktual Online hingga berita ini terbit belum juga memberi jawaban soal kasus nenek Saudah, lobi-lobi politik ke Kementerian ESDM dan bocornya pengakuan pelaku tambang emas ilegal Pasaman soal bagi-bagi jatah 7 persen untuk masyarakat juga ninik mamak.|| Prasetiyo

Related Post