Today

Pasien RSU Natama Tebing Tinggi Keluhkan Naik Lift Barang Tanpa Pintu dan Lantai Terkelupas

Pasien RSU Natama Tebing Tinggi saat menaiki lift barang tanpa pintu, dan lantai terkelupas. (Foto: Tim Aktual Online)

 

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Tebing Tinggi || Pelayanan Rumah Sakit Umum (RSU) Natama Tebing Tinggi dikritik lantaran secara tidak langsung memaksa pasien mereka untuk menggunakan lift barang untuk naik ke kamar perawatan di lantai atas.

Kondisi lift barang sendiri tampak sudah usang. Lantai yang terbuat dari plat baja tipis tampak terkelupas, tidak ada pintu penutup hingga tembok dan besi-besi konstruksi gedung jadi pemandangan di dalam lift.

“Mau naik apa lagi selain lift barang bang, tidak ada pintu, lantainya terkelupas, kalau jalan pun berguncang. Ngerilah bang,” ungkap salah seorang keluarga pasien yang meminta identitasnya disembunyikan, Rabu (4/2/2026) siang.

Padahal, ada satu lift lagi khusus pasien maupun tamu yang bisa digunakan namun pihak rumah sakit tidak mengoperasionalkannya. Jika hal ini terus dilakukan, maka suatu saat akan membahayakan keselamatan pasien maupun keluarga pasien yang berobat.

Sementara itu, Direktur RSU Natama dr. Eddy Syahputra Sembiring yang dikonfirmasi Aktual Online menyatakan bahwa benar lift rumah sakit ada dua. Satu sistem katrol dan satu lagi baru dengan sistem elektrik. Hanya saja saat ini lagi ada gangguan sehingga tidak dapat digunakan.

“Di situ ada lift dua. Satu yang lama dan satu yang baru. Yang satu katrol awal-awal. Yang satu ada yang baru yang elektrik. Pas pula lagi ada masalah. Udah difungsikan, saat ini ada gangguan. Kalau ada apa-apa nanti main saja ke rumah sakit ya bang,” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon seluler.

Sementara itu, berdasarkan hasil konfirmasi dengan salah seorang pegawai di RSU Natama dan meminta namanya untuk dirahasiakan menyatakan bahwa lift yang difungsikan sejak lama hanya satu, yakni lift barang. Hal ini perlu diungkap ke publik demi menjaga nama baik rumah sakit sebelum terjadi kecelakan karena menaiki lift yang sudah usang.|| Prasetiyo

READ  Perkara Korupsi, Tim Penyidik Pidsus Kejati Papua Barat Tahan Bendahara dan Kasubag PUPR

Related Post