Today

Praktisi Hukum Duga Anak SD yang Dikatakan Bunuh Ibu Kandung di Medan Sunggal Bukan Hanya Karena Cekcok ‎

Prase Tiyo

Praktisi Hukum Hendri Saputra Manalu. (Foto: Ist/Aktual Online)




‎AKTUALONLINE.co.id – Medan || Praktisi Hukum Hendri Saputra Manalu menduga bahwa peristiwa anak SD yang dikatakan tega membunuh ibu kandungnya di Medan Sunggal bukan hanya karena cekcok mulut melainkan ada faktor eksternal yang mempengaruhi dan faktor eksternal itu harus diusut tuntas oleh pihak kepolisian.

‎Berdasarkan motif kriminalitas pada umumnya, peristiwa yang menyebabkan anak sebagai pelaku tindak kejahatan dapat terjadi karena pernah menjadi korban tindak kekerasan atau setidaknya sudah terbiasa dengan lingkungan kekerasan fisik maupun mental. Baik di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah atau lingkungan bermain.

‎Cekcok di rumah seperti keterangan pihak kepling di media massa bisa jadi hanya menjadi pemicu untuk meluapkan trauma sang anak, sehingga nekad melakukan perbuatan yang menyebabkan kematian ibu kandungnya.

‎”Kalau dalam teori kriminologi dan viktimologi, sebab terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh sang anak ini saya melihat tidak mungkin hanya karena cekcok seketika melakukan perbuatan yang justru sampai menghilangkan nyawa. Pasti ada pengalaman buruk dan peristiwa berat yang dialaminya. Seperti contoh menjadi korban buli atau terbiasa dengan pengalaman tindak kekerasan, saya sangat perihatin dengan peristiwa ini, semoga Allah Swt selalu melimpahkan rahmat dan hidayah nya untuk kita semua” terangnya, Jumat (12/11/2025) pagi.

‎Untuk itu, ia menyarankan agar pihak kepolisian tidak cepat puas hanya dengan mengetahui motif dangkal yang terucap, melainkan harus mengusut jejak keseharian sang anak di lingkungan sekolah, tempat bermain dan rumah.

‎Gunanya untuk memastikan fakta pengalaman apa yang menjadi faktor besar mempengaruhi tindakan pidana oleh anak tersebut, nantinya informasi itu bisa menjadi rujukan kepada orang tua lainnya dalam mengawasi tumbuh kembang anak sehingga kedepan hal semacam ini tidak terulang lagi kepada anak dan keluarga lainnya.|| Prasetiyo

READ  Tangkap Dan Penjarakan Kepala Inspektorat Deli Serdang Coba Larang Wartawan. ambil Gambar

Related Post