20.8 C
Indonesia
Minggu, 19 April 2026

Bunda PAUD Taput Hadiri Launching Mars TK Pembina HKBP dan Pentas Seni

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id – TAPUT ||| Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, menghadiri acara Launching Mars TK Pembina HKBP sekaligus Pentas Seni yang digelar di Gedung Raja Pontas Lumban Tobing, Kompleks Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung, Jumat (31/10).

Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya TK Pembina HKBP memiliki Mars resmi yang mencerminkan identitas, semangat kebersamaan, serta kecintaan terhadap sekolah. Acara ini juga dirangkai dengan perayaan HUT HKBP ke-164 dan HUT Kabupaten Tapanuli Utara ke-80.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Taput menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkolaborasi dalam proses penciptaan Mars TK Pembina HKBP, yang disebutnya sebagai legacy bagi dunia pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tapanuli Utara.

“Mars ini menjadi simbol semangat dan identitas anak-anak kita. Terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi, khususnya Ibu Somara Ida boru Sitompul yang memiliki talenta luar biasa dalam menciptakan mars ini. Terima kasih juga kepada para guru dan orang tua yang dengan tulus mendidik generasi emas Taput,” ujar Bunda PAUD.

Beliau juga mengajak para orang tua untuk terus menanamkan nilai religius, karakter, dan budaya Batak sejak dini sesuai pendekatan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI).

“Guru terbaik tetaplah orang tua di rumah. Mari biasakan anak-anak berdoa, membaca firman, dan menebar salam kasih setiap hari,” pesannya.

Acara turut dihadiri oleh Kadep Diakonia HKBP Pdt. Eldarton Simbolon, Ketua Yayasan Pendidikan HKBP Prof. Dr. Ir. Albiner Siagian, M.Si, pencipta lagu Mars Somara Ida Sitompul, SS (Ny. Pdt. Boho Pardede, M.Si), Bunda PAUD Kecamatan Tarutung, serta para orang tua dan guru TK Pembina HKBP.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan pentas seni anak-anak TK Pembina HKBP yang berlangsung meriah dan penuh semangat, menandai kuatnya sinergi antara dunia pendidikan, gereja, dan pemerintah dalam membangun generasi yang berkarakter dan berbudaya. ||| Agus Juntak

Baca Selanjutnya

Berita lainnya