Today

‎Mapel Desak Presiden Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional di Sumut

Prase Tiyo

‎Tim relawan Mapel saat berada di lokasi longsor dan banjir Tapteng-Tapsel. (Foto: Ist/Aktual Online)



‎AKTUALONLINE.co.id – Medan || Masyarakat Pelestari Lingkungan (Mapel) Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menetapkan status bencana nasional atas musibah longsor dan banjir di Sumut.

‎Pasalnya, Ketua Mapel Indonesia Yusuf Hanafi Sinaga menilai bahwa dampak bencana yang ada telah melampaui kemampuan penanganan dari pemerintah Sumatera Utara.

‎”Sudah berapa banyak nyawa yang harus hilang. Hari-hari ini, Sumatera sedang berduka, terkepung oleh banjir bandang dan longsor yang kejam. ​Ribuan rumah hancur, akses darat lumpuh total, komunikasi terputus. Saudara-saudara kita di puluhan kabupaten/kota terisolasi, tanpa listrik, air bersih, dan pasokan makanan menipis. ​Korban Jiwa mencapai ratusan. ​Puluhan orang hilang, mereka keluarga yang menunggu dijemput, bukan hanya angka statistik. Presiden RI Bapak Prabowo harus segera menetapkan status bencana nasional,” ungkapnya, Sabtu (29/11/2025) siang.

‎Lanjutnya, dari hasil pantauan tim relawan Mapel Indonesia di lokasi kejadian, tim SAR gabungan juga kewalahan menembus lokasi-lokasi yang terisolasi. Pemerintah daerah sudah berada di ujung batas kemampuan.

‎​Per 29 November 2025, jumlah korban juga bertambah. Lebih dari 174 orang didata meninggal dunia, sementara 79 orang masih dalam pencarian. ​Wilayah terdampak juga meluas mulai Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, melibatkan puluhan kabupaten/kota.

‎”​Akses jalan penghubung antar kabupaten/kota, bahkan antarprovinsi, terputus total di banyak titik. Komunikasi, listrik, dan air bersih hilang. Situasi ini bukan lagi bencana daerah biasa. Ini adalah tragedi nasional yang membutuhkan respons cepat dan terpusat dari negara. ​Tolong, jangan lamban! Status Bencana Nasional adalah kunci untuk mengerahkan seluruh kekuatan bangsa untuk menyelamatkan mereka yang masih terjebak dan memulai pemulihan.|| Prasetiyo

READ  Pemenuhan Hak WBP Hamil Petugas Lapas Binjai Dampingi WBP USG Kehamilan

Related Post