AKTUALONLINE.co.id – TOBA ||| Konsultan pertanian Agus M. Gurning membantah pemberitaan yang menyebut bahwa bibit bawang merah yang disalurkan kepada Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Kecamatan Parmaksian dalam kondisi rusak. Ia menegaskan bahwa seluruh bibit yang diserahkan berada dalam kondisi baik dan siap tanam.
Agus menjelaskan bahwa perannya dalam kegiatan tersebut terbatas pada penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta pemberian arahan teknis kepada pengurus Bumdesma. Namun, menurutnya, sebagian bibit akhirnya rusak karena adanya kelalaian dari pihak pengurus yang tidak menjalankan petunjuk teknis sebagaimana mestinya.
“Saya sudah beberapa kali menegaskan agar bibit bawang segera dikeluarkan dari karung, tetapi anjuran itu tidak dilaksanakan oleh pengurus,” ujar Agus, Jumat (tanggal sesuai publikasi).
Ia menambahkan, kegiatan teknis seperti penyiraman dan penyemprotan juga tidak dilakukan sesuai arahan. Bahkan, pengurus diduga menggunakan bahan kimia yang tidak direkomendasikan oleh dirinya sebagai konsultan.
Lebih lanjut, Agus menyayangkan bahwa saran untuk segera menanam bibit yang mulai membusuk di lahan seluas 10 rantai juga tidak diindahkan.
“Kalau tidak sesuai dengan arahan saya, maka saya tidak bertanggung jawab terhadap hasilnya,” tegasnya.
Menanggapi permasalahan tersebut, pihak Bumdesma Parmaksian telah menggelar rapat evaluasi yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait. Dalam rapat itu disepakati bahwa seluruh proses penanaman bawang merah ke depan harus mengikuti arahan dan pedoman teknis dari Konsultan Pertanian Agus M. Gurning.
Agus berharap agar seluruh pihak yang terlibat dalam program pertanian desa ke depan lebih disiplin dan konsisten menjalankan pedoman teknis serta RAB yang telah disusun, sehingga hasil pertanian dapat lebih optimal dan berkelanjutan. ||| Agus Juntak




