Today

Propaganda PUD Pasar Medan Gagal, Pedagang Pusat Pasar Tetap Turun ke Jalan Tuntut Plt Dirut dan Dirop Dicopot

Prase Tiyo

Suasana aksi demonstrasi pedagang Pusat Pasar, Selasa (24/6/2025) siang di depan Kantor Wali Kota Medan. (Foto: Ist/Aktual Online)

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Propaganda direksi Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Medan untuk memadamkan rencana demonstrasi pedagang Pusat Pasar sehari sebelumnya gagal berjalan.

Pertemuan Plt Dirut PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi dan Dirop Ismail Pardede dengan sebagian kelompok pedagang ternyata tidak membendung gerakan puluhan pedagang lainnya untuk tetap menuntut keduanya dicopot oleh Wali Kota Medan Rico Waas.

“Copot Plt Dirut PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi dan Dirop PUD Pasar Medan Ismail Pardede,” teriak Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Milenial Medan Dedi Harvisyahari, Selasa (24/6/2025) siang memakai pengeras suara di depan Kantor Wali Kota Medan.

Sayangnya, Wali Kota Medan Rico Waas sulit dijumpai saat aksi hingga menimbulkan adu mulut antara pedagang dengan perwakilan Pemko Medan. Bahkan demonstran membandingkan era Bobby Afif Nasution lebih menghargai pedagang dibanding era Rico Wass. Bahkan, tuntutan aksi langsung di kabulkan di hadapan ratusan massa saa itu juga.

“Ada apa dengan Wali Kota Medan. Saat butuh suara dia datang ke pasar. Ketemu pak Wali Susah, sedangkan waktu ketemu Pak Bobby (red. eks Wali Kota Medan saat ini Gubernur Sumut) kami disambut baik dan pak Bobby memberikan alasan masuk akal. Sehingga pada saat itu, Pak Suwarno (red. Eks Dirut PUD Pasar Medan) dipecat. Kenapa masa Wali Kota Medan Rico Waas kami harus menunggu sampai tiga kali. Saya capek pak,” teriak Frans Situmorang, salah seorang pedagang meluapkan kekesalannya.

Memang, kehadiran puluhan pedagang Pusat Pasar ini untuk menuntut agar Plt Dirut PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi dan Dirop Ismail Pardede dicopot karena dianggap tidak mampu mengentaskan masalah perbaikan saranan dan prasarana lokasi jualan.

READ  Soal Wali Kota Medan Tegur Plt. Kadishub, Gandi Parapat: Rico Waas Banyak Cakap Kurang Tindakan

Padahal mereka tidak ingkar membayar biaya perawatan dengan tarif mulai dari Rp100 ribu perbulan untuk satu kios selama bertahun-tahun. Mirisnya, imbalan retribusi itu hanyalah berwujud kebocoran, banjir dan kerusakan sarana dan prasarana lain di Pusat Pasar.

Sementara itu, Plt Dirut PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi dan Dirop Ismail Pardede juga tidak nampak hadir di tengah aksi. Hingga berita ini diterbitkan, keduanya yang dikonfirmasi belum memberi komentar soal tuntutan agar mereka dicopot.|| Prasetiyo

Related Post