Today

‎Usai Aksi Usir Dirop PUD Pasar Medan Ismail Pardede, Kini Pedagang Pusat Pasar Ancam Tidak Bayar Retribusi

Prase Tiyo

Ketua DPD APPSINDO Milenial Kota Medan Dedi Harvisyahari (pegang TOA) dalam demonstrasi tahun 2023. (Foto: dok pribadi Dedi Harvisyahari)
‎
‎

‎
‎AKTUALONLINE.co.id – Medan || Setelah aksi pengusiran Direktur Operasional Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Medan Ismail Pardede 16 Juni 2025 lalu dan tuntutan perbaikan lapak berjualan pedagang Pusat Pasar belum juga dipenuhi, kini mereka mengancam tidak akan membayar retribusi.
‎
‎Kepada Aktual Online, Jumat (20/6/2025) sore, Ketua DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Milenial Kota Medan Dedi Harvisyahari mengaku bahwa Protes keras ini terpaksa dilakukan untuk meminta tanggungjawab PUD Pasar Medan.
‎
‎”Perlu saya sampaikan kepada seluruh pedagang di pusat pasar lantai 1 sampai 3, terkait tidak adanya perbaikan yang menjadi haknya pedagang se-kawasan pusat pasar. Bahwa segala keluhan terkhususnya pedagang lantai 3 dengan kondisi area yang kopak kapik, dimana asbes , pendingin ruangan yang tidak lagi berfungsi. Kami pedagang tidak akan membayar kontribusi bulanan apabila tidak diperbaiki sarana dan prasarana yang ada,” ungkapnya.
‎
‎Dibeberkan Dedi Harvisyahari, perbaikan sarana prasarana Pusat Pasar sebenarnya harus dilakukan sejak lama, mengingat para pedagang terus dikutip biaya perbaikan dengan besaran berbeda-beda dari tiap kios setiap bulannya, mulai dari Rp100 ribu.
‎
‎Herannya, kutipan tersebut raib dan pedagang harus merogoh kantong sendiri untuk memperbaiki kios mereka.
‎
‎Sementara itu, Plt. Dirut PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi yang dikonfirmasi Aktual Online belum mau memberikan komentar soal ancaman para pedagang tidak akan membayar retribusi.|| Prasetiyo

READ  Wakapolda Sumut Jenguk Kapolsek Korban Lemparan Saat Tawuran di Belawan

Related Post