Spanduk massa HMI Cabang Medan menuntut dicopotnya Plt. Dirut PUD Pasar Medan. (Foto: Ist/Aktual Online)
AKTUALONLINE.co.id – Medan || Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan mendesak Wali Kota Medan Ricko Waas segera mencopot Plt. Dirut Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Medan Imam Abdul Hadi dan jajarannya yang terlibat dugaan berbagai kasus korupsi serta nepotisme di perusahaan plat merah tersebut.
Desakan ini mereka ungkap secara serius dalam orasi, Jumat (13/6/2025) kemarin di depan Kantor Wali Kota Medan dengan lantang memakai pengeras suara, memegang spanduk tuntutan sebagai bukti bahwa terdapat pejabat PUD Pasar Medan yang diduga korup dan perlu ditebas secepatnya.
”Kami meminta dan mendesak Wali Kota Medan mencopot Plt. Dirut PUD Pasar Medan,” ucap Koordinator Aksi HMI Cabang Medan Ahkamil Hakim di depan muka Plt. Dirut PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi didampingi Dirop PUD Pasar Medan Ismail Pardede dan Dirkeu PUD Pasar Medan Fernando Napitupulu.
Guna memperkuat keyakinan Wali Kota Medan. Ricko Waas untuk mencopot, HMI Cabang Medan membeberkan bahwa masa jabatan Plt. Dirut PUD Pasar Medan yang sandang Imam Abdul Hadi telah kadaluarsa.
Pengelolaan uang retribusi di lingkungan PUD Pasar Medan juga tidak transparan sehingga menyebabkan terjadinya dugaan pungli, dan terjadinya permainan jual beli lapak hingga tersanderanya lokasi jualan pedagang pasar aksara karena disewakan ke pengusaha warung kopi secara diam-diam.
Menguatkan tuntutan tersebut, Korwil Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Gandi Parapat meminta agar Wali Kota Medan Ricko Waas juga berlaku adil. Jika Imam Abdul Hadi dicopot maka Dirop PUD Pasar Medan Ismail Pardede juga harus dicopot karena persoalan beralihnya fungsi lokasi jualan pedagang menjadi tempat tongkrongan, maupun masalah jual beli merupakan tanggungjawab direktur operasional.
”Kalau Dirut PUD Pasar Medan dicopot maka Dirop juga harus dipecat. Imam yang paling menonjol masalah masa berlaku jabatannya telah habis. Nah, peralihan lahan jualan menjadi kafe bukankah itu tanggungjawab dirop. Hrus adil, copot dua-dua,” tegas Gandi Parapat.
Sementara itu, Plt. Dirut PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi dan Dirop PUD Pasar Medan Ismail Pardede yang dihubungi masih belum menjawab soal tuntutan pemecatan mereka.|| Prasetiyo




