Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga. (Foto: Ist/Aktual Online)
AKTUALOINE.co.id – Tebing Tinggi || Persoalan penegakan hukum dalam 2 kasus Daftar Pencarian Orang (DPO) yang jompang di Polres Tebing Tinggi, membuat AKBP Simon Paulus Sinulingga mendapat julukan baru sebagai si Kapolres spesialis kasus DPO.
Julukan ini diberikan Praktisi Hukum Jauli Manalu sebagai teguran keras kepada AKBP Simon Paulus Sinulingga yang telah membeda-bedakan DPO sehingga muncul fenomena pilih kasih dalam penangkapan.

Seperti peristiwa ditangkapnya DPO Yuliansi Lubis karena terlibat dalam kasus cakar-cakaran, hingga rumah kakaknya bernama Yessi Febrina Lubis digeledah tanpa izin maupun surat penggeledahan dari pengadilan, karena polisi mengira target mereka sembunyi di sana.
Hal ini sangat tidak masuk akal dengan tindakan Polres Tebing Tinggi dalam kasus DPO Christoph Munthe selaku otak atau dalang dari pencurian rel kereta api milik PT. KAI. Buronan yang terus menampakkan diri, dan keluar masuk kantor polisi malah difasilitasi membuat SKCK hingga saat ini duduk sebagai dewan.
Polres Tebing Tinggi juga bersikap sopan dengan mengirimkan surat tertulis untuk meminta DPO Christoph Munthe datang kembali ke kantor polisi guna dimintai keterangan.
“Berarti sudah pas lah. Sudah bisa Kapolres ini kita nobatkan sebagai spesialis penanganan DPO. Ia sudah bisa memilah mana DPO yang harus ditangkap mana yang harus dihormati. Namun, ini salah dan mencoreng wajah kepolisian,” ungkap Jauli Manalu secara blak-blakan, Senin (26/5/2205) siang.
Meskipun ada informasi bahwa DPO Yuliansi Lubis dalam kasus cakar-cakaran itu telah dilepas setelah tayang berita di Aktual Online. Namun, tetap saja, polisi telah menunjukkan ketidakprofesionalan dalam bekerja. Jauli Manalu menduga telah terjadi transaksi gelap sehingga tidak satupun polisi berani menyentuh DPO Christoph Munthe.
Bahkan, kejadian ini menjadi pematah ucapan Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga melalui Kasi Humas AKP Mulyono soal penengakan hukum tajam ke atas dan tajam ke bawah.
“Ini tugas kami melayani abang, ikhlas karena Allah. Profesional transparan, tajam ke atas, tajam ke bawah,” ungkapnya mewakili Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga yang berondok beralibi banyak kerja di ruangan.
Sementara itu Kapolres Tebing Tinggi AKP Simon Paulus Sinulingga yang dikonfirmasi soal ini tidak mau menjawab.|| Prasetiyo



