Today

Ketua DPRD Sumut Tidak Muncul Saat Diminta Bantu Bongkar Dugaan Korupsi Rp102 M Labura, JMM: Eh Rupanya Kakak Adik

Prase Tiyo

Massa JMM saat aksi di depan gedung DPRD Sumut. (Foto: Ist/Aktual Online)

 

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Massa aksi Jaringan Masyarakat Mandiri (JMM) mengaku kecewa dengan Ketua DPRD Sumut Erni Yanti Sitorus yang tidak kunjung keluar menemui mereka saat aksi damai depan gedung wakil rakyat, Senin 11 Maret 2025 kemarin untuk meminta dukungan segera dibongkarnya kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan senilai Rp102 miliar di Labuhan Batu Utara (Labura).

Keengganan Erni Yanti Sitorus tersebut menciptakan persepsi negatif massa JMM yang menilai bahwa permintaan dukungan mereka adalah pekerjaan sia-sia dikarenakan Erni Yanti merupakan kakak kandung dari Bupati Labura Henri Yanto Sitorus.

“Kami kecewa dengan Ketua DPRD Sumut yang tidak mau menjumpai kami. Kami curiga, ketua DPRD Sumut tidak mau membantu kami membongkar kasus dugaan korupsi di Labura mungkin karena, eh kakak adik. Bupatinya adik kandung dari Ketua DPRD Sumut,” Ketua JMM Fahrul Rozi Harahap, Selasa (11/3/2025) kemarin.

Bukan tidak hanya disambut, bahkan massa JMM yang sempat masuk ke halaman rumah rakyat malah diusir oleh petugas keamanan, sehingga petisi mereka bawa untuk Ketua DPRD Sumut Erni Yanti Sitorus kembali disimpan.

Sementara itu, Ketu DPRD Sumut Erni Yanti Sitorus yang dihubungi Aktual Online belum memberikan jawaban soal pernyataan massa JMM tentang dugaan hubungan saudara menjadi penyebab tidak maunya Erni Yanti Sitorus menemui maupun mendukung dibongkarnya kasus dugaan korupsi Rp102 miliar di Labura.

Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Labura Henri Yanto Sitorus yang dihubungi Aktual Online, belum memberikan jawaban.|| Prasetiyo

 

READ  Pengamat Kebijakan Publik dan Anggaran: PDAM Tirtanadi Diduga Sarang Koruptor

Related Post