Today

Studi Banding Kacabdis dan Puluhan Kasek se-Deli Serdang Pakai Uang Pribadi, Pengamat: Itu Jalan-jalan Biasa, Perlu Diperiksa Inspektorat

Prase Tiyo

Pengamat Anggaran Ratama Saragih. (Foto: Dok. Aktual Online)

AKTUALONLINE.co.id – Deli Serdang || Kegiatan berjudul studi banding ke Bandung yang dilakukan oleh Kacabdis Wilayah I Yafizham Parinduri bersama rombongan 21 Kepala Sekolah se-Kabupaten Deli Serdang dengan memakai surat tugas resmi dan diklaim pakai uang pribadi, dinilai oleh Pengamat Anggaran Ratama Saragih telah menyalahi.

Ia menegaskan bahwa agenda itu justeru lebih tepat dikatakan sebagai kegiatan jalan-jalan biasa dan tidak perlu memakai surat tugas. Bahkan hasil kunjungan tersebut tidak boleh dijadikan sebuah kajian maupun rujukan karena proses keberangkatannya telah menyalahi aturan.

“Kalau Dana Pribadi berarti sifatnya jalan-jalan biasa saja, bukan studi banding. sehingga hasil kegiatan mereka tidak bisa dijadikan satu kajian. jika nanti hasilnya dijadikan komoditas atau bahas penilaian studi banding agar ada yang dijolok, itu yang salah. Kalau mereka menggunakan APBD itu baru ada laporan perjalanan, ada laporan hasil perjalanan,” ungkapnya, Kamis (27/2/2025) sore.

Atas kejadian itu, Pengamat Ratama Saragih meminta agar inspektorat melalukan pemeriksaan terhadap Kacabdis Wilayah I Yafizham Parinduri dan puluhan kepala sekolah yang terlibat dalam keberangkatan studi banding dengan surat tugas dinas namun memakai anggaran pribadi, termasuk pejabat yang mengeluarkan surat tugas tersebut.

Sementara itu, sejak Kamis 27 Februari 2025 hingga berita ini diterbitkan, Kacabdis Wilayah I Yafizham Parinduri belum menjawab tanggapan Pengamat Anggaran Ratama Saragih atas studi banding yang dilakukannya bersama jajaran kepala sekolah dengan memakai uang pribadi.|| Prasetiyo

READ  Polda Sumut Klaim Selamatkan Uang Negara Rp2,25 M dari Kasus Suap PPPK Batu Bara, Pengamat Anggaran: Itu Bukan Uang Negara

Related Post