Today

Kadisdik Sumut Abdul Haris Lubis Dikabarkan Punya Istri Simpanan

Prase Tiyo

Kadisdik Sumut Abdul Haris Lubis (kiri) dan DNS (kanan) wanita yang dikabarkan menjadi istri simpanan. (Foto: Ist/Aktual Online)

 

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Belum lagi selesai urusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK), kini terkuak pula kabar istri simpanan dari Kadisdik Sumut Abdul Haris Lubis.

Saksi nikah berinisial VMR kepada Aktual Online membeberkan bahwa Abdul Haris Lubis pada tahun 2007 menikahi seorang wanita berinisial DNS.

“Saya saksi nikah mereka bang, cemana tidak tahu. Pernikahannya di Bandung bang,” ungkapnya, Rabu (11/12/2024) siang.

Lanjutnya, fakta ini sengaja ia ungkap ke publik agar menjadi pertimbangan kuat bagi Pj. Gubsu Agus Fatoni untuk tidak mempertahankan Abdul Haris Lubis lagi sebagi Kadisdik Sumut.

Apalagi, sederet kasus terus menghujani Disdik Sumut sejak dipimpin oleh Abdul Haris Lubis. Mulai dari jual beli buku secara paksa ke SMA/SMK di Sumut, isu penolakan Pj. Gubsu Agus Fatoni, diperiksanya Abdul Haris Lubis oleh KPK terkait korupsi DAK hingga terungkapnya korupsi model baru melalui kegiatan zoom dengan total kutipan anggaran dari guru sebesar Rp2,4 miliar.

Selain itu, VMR meminta Pj. Gubsu untuk memperhatikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 10 Tahun 1983 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS yang telah diubah menjadi PP Nomor 45 Tahun 1990 dinyatakan ASN laki-laki dapat berpoligami jika istrinya tidak dapat menjalankan kewajiban, cacat badan tidak dapat sembuh, dan tidak dapat memberi keturunan.

Yang pasti, dalam syarat akumulatif, poligami boleh dilakukan ASN laki-laki jika mendapat persetujuan tertulis serta memiliki penghasilan yang cukup dibuktikan dengan keterangan pajak penghasilan serta ada jaminan tertulis ia bisa berlaku adil terhadap para istri dan anak-anaknya.

READ  Kadisdik Sumut Abdul Haris Lubis Diperiksa KPK Terkait Dana DAK

Hingga berita ini diterbitkan, Abdul Haris Lubis belum dapat dikonfirmasi terkait istri simpanan yang dibeberkan oleh VMR, karena masih nomor selulernya nonaktif sejak diperiksa KPK beberapa waktu lalu. || Prasetiyo

Related Post