Today

Pilkada Deli Serdang paling Jelek Di Indonesia, Anggaran KPUD Harus Di Usut Tuntas

GOM SIRAIT

AKTUALONLINE.co.id-Deli Serdang

Komisi pemilihan umum (KPU) Deli Serdang dianggap gagal melakukan pilkada Deli Serdang akibat minimnya antusias warga ikut serta dalam pesta demokrasi tersebut walau anggaran yang bersumber dari APBD telah dikucurkan dengan jumlah yang besar.
Menurut pengiat anti korupsi Dhanul Panjaitan SP,  Selasa (3/12/2024) mengakui bahwa pilkada yang digelar 27 november yang lalu oleh KPU antusias masyarakat sangat minim sehingga pihak KPU pihak yang bertanggung jawab.”  Daftar pemilih tetap (DPT) .berjumlah 1,4 juta warga yang hadir paling 25 hingga 30% sehingga pihak KPU yang bertanggung jawab.” Sebutnya
Selain itu juga, pemkab Deli Serdang sudah mengelontorkan anggaran sebesar 140 milyar lebih dengan rincian 98 milyar untuk KPU diantaranya rincian biaya sosialisasi pemilu, Bawaslu 28 milyar, pengamanan diantaranya Polresta Deli serdang 5,8 milyar, Polrestabes Medan 7,5 milyar, polres belawan 775,6 juta dan polres Binjai 174,8 juta.
Melihat besarnya biaya tersebut, harusnya kejadian seperti ini tak terjadi kalau biaya sosialisasi disalurkan sehingga pesta demokrasi bisa berjalan karena antusias masyarakat ikut serta dalam memilih.” Inikan KPU dianggap gagal dalam melaksanakan pilkada karena animo masyarakat kurang dan malah ada yang gak tau sama sekali .” Sebutnya.
Jadi dengan kejadian seperti ini berakti kinerja KPU Deli Serdang harus di audit terkait pemakaian anggaran tersebut melihat kejadian seperti ini karena berdampak rusaknya pesta demokrasi.
Kepada wartawan Wakil Ketua DPRD Deli Serdang, Kuzu Serasi Tarigan berpendapat  bahwa pilkada deli serdang paling jelek di indonesia dibandingkan di daerah mana pun mengigat partisipasi  masyarakat sangat rendah  dan ini merupakan kegagalan dari penyelenggara.” Dianggap sosialisasi yang dilakukan penyelenggara belum bagus sehingga masyarakat masih banyak yang belum tau ada Pilkada. Padahal anggaran sosialisasi sendiri sudah ada disiapkan kenapa ini terjadi berakti ini kan ada apa apanya.” Sebutnya
Sebaiknya, pihak kejaksaan melakukan pemeriksaan terkait pemakaian anggaran tersebut mengigat kejadian seperti ini.gom
READ  2 Rampok nyaris Bunuh Pemilik Kedai Kelontong modus Hendak Belanja Rokok

Related Post