AKTUALONLINE.co.id – Medan || Koordinator SPTI Timbang Deli Epan Lubis memberikan hak jawabnya atas tuduhan yang diadukan Reza Simamora kepada Aktual Online beberapa waktu lalu.
Melalui pernyataan tertulisnya, Epan Lubis menjelaskan menerangkan bahwa Reza Simamora sudah lama tidak bekerja di SPTI Timbang Deli.
SPTI Timbang Deli mengetahui Reza Simamora menjalani pelatihan di luar negeri tanpa izin dalam bentuk apapun kepada pengurus selama beberapa bulan. Begitu selesai menjalani pelatihan, Reza Simamora diketahui datang kembali ke SPTI dan meminta bergabung kembali dengan marah-marah.
“Saudara (red. Reza Simamora) sudah lama tidak bekerja lagi di SPTI Timbang Deli atau BHL , dikarenakan mengikuti pelatihan kerja ke luar negeri selama saudara berangkat untuk pelatihan itu saudara tidak ada permisi untuk pamit bahwasanya tidak lagi mengikuti kerja SPTI kepada pengurus. Beberapa bulan kemudian saudara selesai pelatihan dan datang lagi ke medan untuk bergabung minta ikut kerja kembali bersama kami dengan cara tidak sopan marah marah dan mengecilkan Serikat buruh SPTI,” terangnya, Kamis (21/11/2024) malam.
Meski begitu Reza Simamora tetap diterima kembali dengan syarat tertentu yang harus dipatuhi. Apalagi, kata Epan Lubis, Reza Simamora ini membuat pengakuan pada bulan Oktober dipanggil kerja ke luar negeri. Nyatanya, hingga bulan November ia tetap masih bertahan di SPTI.
“Akan tetapi pengurus sudah menyampaikan kepada reza untuk gudang B sif 1 dan sif 2 anda jangan berharap masuk bekerja di karenakan sudah ada penggantinya dan kosong berbulan bulan. Seiring berjalan waktu reza meminta untuk masuk ke gudang B tetapi kami memperbolehkan dengan sebagai tenaga tambahan atau penyisip yang kosong, setelah bekerja anda tidak mau mematuhi peraturan yang berlaku di organisasi SPTI,” ungkapnya.
Reza Simamora juga disebut sering meninggalkan gudang lain sebelum jam pulang kerja tetapi SPTI Timbang Deli masih memberi upah penuh, dan ia juga masuk ke gudang B untuk sif 2 tanpa ada permisi.
SPTI terus melakukan pembinaan dan peringatan tetapi selalu Reza Simamora terus melawan pengurus.
Dari situlah pengurus SPTI Timbang Deli mengambil tindakan tidak memperbolehkan nya masuk di gudang B, C dan gaji secara otomatis tidak lagi di berikan.
“Mengenai Gaji, tidak benar dan kami membantah keterangan reza bahwasanya tidak menerima gaji upah seminggu yang lalu karena sudah tidak masuk kerja di gudang B dan C ,
adapun gaji mingguan itu hanya tambahan di gudang B dan C pada saat saudara masih kami pekerjakan .
Dan di gudang lain saudara reza setiap hari mendapatkan gaji harian dari gudang A dan besar kecil nya upah tergantung borongan banyak atau sedikit kerjaan semua transparan,” tutupnya.|| Red
Editor: Prasetiyo
