AKTUALONLINE.co.id – Medan || SPTI Puk TKBM Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan Provinsi Sumatera Utara tidak memberikan gaji anggota SPTI selama satu minggu.
Hal ini disampaikan Reza Valentino Simamora (21) warga Jl Martoba I Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan kepada AKTUALONLINE.co.id, Senin (18/11/2024).
Reza menceritakan, jika dirinya sudah melakukan pekerjaan dengan baik, selama satu minggu tersebut, namun hasilnya tidak diberikan oleh pengurus SPTI Timbang Deli.
“Gajiku tidak dikasih, aku kerja selama satu minggu, mulai tgl 11 hingga 16 Nopember yang lalu. Tapi kuminta tadi kepada pengurus namun tidak dikasih, dengan alasan yang tidak jelas,” ujarnya Reza.
Saat ditanyakan dasar apa para pengurus SPTI Timbang Deli tidak mau memberikan gaji atau upahnya selama satu minggu itu,dirinya bercerita ada cekcok dengan salah seorang pengurus SPTI.
“Kemarin aku ribut sama Epan Lubis, selaku koordinator lapangan. Nah, tadi pas aku minta gajiku, selama satu minggu itu. Edi Simatupang, yang sama jabatan dengan Epan Lubis, selaku koordinator lapangan juga, mengatakan, sesuai kesepakatan antar pengurus, bahwa gajimu tidak dikeluarkan, dengan alasan karena melawan,” tutur Reza menirukan Edi Simatupang.
Reza kembali bertanya kepada Edi Simatupang, apakah SPTI ini milik pribadi Epan Lubis, sehingga keputusan bersama antara pengurus saja. Dan tidak melibatkan seluruh anggota-anggota SPTI Kelurahan Timbang Deli ini.
“Apakah SPTI ini milik Epan Lubis pribadi. Apakah keputusan bersama antar pengurus saja. Tanpa melibatkan anggota SPTI yang lain, “tandasnya.
Reza juga menyampaikan bahwa yang bekerja itu adalah anggota-angota saja. Di lapangan ia mengaku mati-matian bekerja, para pengurus SPTI bisa dikatakan hanya makan gaji buta. Namun ia merasa gaji tidak sesuai dengan hasil kerja.
Saat dikonfirmasj, Ketua SPTI Kelurahan Timbang Deli Agus Tamba, lewat pesan WhatsApp tidak menjawab. II Saut Simamora.
Editor: Prasetiyo




