20.8 C
Indonesia
Minggu, 19 April 2026

Terungkap Kajari Deli Serdang Tetapkan Tersangka Korupsi Tergantung Pesanan, Jaksa Agung Harus Segera Ungkap

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id – Deli Serdang || Jaksa Agung harus segera periksa sejumlah pejabat yang ada di kejaksaan Negeri Deli serdang karena membuat malu dan aib keluarga besar Adiyaksa dengan praktek penangkapan tersangka berdasarkan pesanan.

Tentu saja, praktek semacam itu merupakan perbuatan yang melanggar hukum dan merusak reputasi penegak hukum baju coklat ini.

Nama Timur Tumanggor yang saat itu menjabat  menjadi Sekdakab Deli Serdang dan kini mendapat promosi menjadi walikota PJ Padang Sidempuan kini menjadi sorotan karena disebut-sebut terlibat dalam memesan agar Viktor Maruli Rajagukguk dijadikan tersangka oleh kejaksaan Negeri Deli Serdang kala itu Dijabat Kajari Jabal Nur dan Kasi Intel Boy Amali.

“Saya korban mafia hukum yang tergantung pesanan dampaknya karier dan keluarga saya hancur akibat ulah oknum sekdakab yang bisa melakukan pemesanan menjadikan orang jadi tersangka,”  Bilang ayah anak dua ini.

Terungkapnya hal itu, sewaktu Viktor Maruli Rajagukguk mulai diperiksa jaksa dan dijadikan tersangka serta dijebloskan ke penjara  dalam kasus korupsi yang tak ada  relevan hukumnya serta  tak jelas dengan tuduhan merugikan negara 1,9 milyar. Padahal satu sen pun uang tersebut sama sekali tidak ada ia nikmati.

Sebelum dijadikan tersangka oleh kejakasaan, Viktor Maruli Rajagukguk sudah mendapat informasi bahwa kasus yang menjeratnya ini bukan karena ada kesalahan, akan tetapi sudah ditarget sesuai pesanan yang belakangan diketahui dimotori Timur Tumanggor.

“Ini harus dijngkap agar kasus semacam ini tak terjadi di kejaksaan mengigat dampaknya akan mengurangi rasa kepercayaan warga kepada penegak hukum,” mintanya.

Viktor Maruli Rajagukguk membandingkan dengan dinas di Pemkab Deli Serdang lainnya yang memiliki anggaran besar namun masih saja aman tanpa tersentuh hukum. Hal ini pula menjadi ketidak percayaan masyarakat kepada Kejari Deli Serdang.

“Mengapa mereka aman-aman saja padahal korupsi mereka lebih besar apa karena gak ada pesanan makanya mereka secara terang terangan bermain kenapa kerugian negara yang tak ada saya nikmati malah saya dijadikan tersangka padahal saat itu masa dinas saya tinggal 2 tahun lagi dan saat sebulan masa pensiunan saya selesai dan saya  bebas surat pemecatan saya sebagai ASN dikeluarkan oleh bupati definitif Yusuf siregar,” bebernya.

Sekedar mengingatkan saja, sebelum dijadikan sebagai tersangka awalnya Viktor Maruli Rajagukguk yang saat itu menjabat sebagai Kabid pemuda dan olah raga, awalnya ditemui temannya untuk membantu sang bos guna mengurangi pajak atas pabrik yang mengalami musibah kebakaran.

Usai bertemu dengan temannya, viktor menganjurkan agar memasukkan permohonan tersebut ke bagian umum Dispenda Deli Serdang.

Usai surat dimasukkan, selanjutnya Viktor menemui kepala dinas yang saat itu dijabat alm Agus Mulyono karena pernah menjadi pimpinannya. Lalu, dilakukanlah survei ke lapangan guna melihat secara langsung bangunan tersebut terbakar.

Setelah dicek dan sesuai fakta permohonan, maka dilakukan pengurangan terhadap pajak atas bangunan tersebut dan setelah itu dibayar ke kas negara sesuai bukti yang diajukan pemilik pabrik dipersidangan.

Setelah beberapa tahun berlalu, kasus itu diperiksa jaksa dan proses pemeriksaan hampir satu tahun.II Gom

 

 

 

Baca Selanjutnya

Berita lainnya