AKTUALONLINE.co.id – Medan II Lingkar Indonesia mendesak Pj Gubsu Agus Fatoni untuk mencopot Abdul Haris Lubis dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumut dan sesegera mungkin meminta Kejatisu agar memeriksa soal dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pembuatan launching Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tahun 2024.
Disampaikan Sekretaris Lingkar Indonesia Arnold Marpaung, Senin (1/7/2024) siang, launching yang dilakukan Abdul Haris Lubis bukanlah untuk memperkenalkan program baru. Bahkan, PPDB online telah dimulai digaungkan sejak tahun 2016 dan terlaksana efektif tahun 2017.
“Gawat udah di Disdik Sumut ini. Pak Pj Gubsu harus cepatlah, pecat Abdul Haris Lubis. Jangan kita ditokoh-tokohinya, pembohongan publik ini. PPDB online itu bukan program baru. Mengapa ada launching, toh tahun sebelum-sebelumnya juga tidak ada,” sindir Arnold Marpaung.
Adanya launching PPDB online 13 Mei 2024 menjadi tanda tanya mengenai sumber anggaran yang digunakan, hingga soal pengetahuan pejabat penting seperti Pj Gubsu Hassanudin, Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, Ketua DPRD Sumut Sutarto, Pjs Kepala Ombudsman Sumut James Marihot Panggabean, dan Kepala Satuan Pendidikan SMP Negeri dan swasta se Sumatera Utara, dalam memaknai arti launching.
“Tolong pak Pj Gubsu, pecat segera Abdul Haris, kasus lampu hijau kepada Kejatisu agar kegiatan ini diusut,” tegasnya.
Ia berkomentar pedas dan terus mendesak agar Abdul Haris Lubis dicopot karena rentetan permainan di internal dinas yang mencuat ke publik, salah satunya soal aksi demonstrasi tolak Pj Gubsu Agus Fatoni dan pemaksaan pembelian buku seluruh sekolah di Sumatera Utara dari 3 perusahaan bawaan mereka, yakni  PT Noah Jaya Pustaka, CV Enam Dara Utama dan CV MKP. Meskipun sekolah harus mengubah rancangan anggaran.
Usut punya usut, ketiga perusahaan tersebut tidak lain merupakan pemasok buku yang sudah lama bekerjasama Sekdisdik Sumut Kurnia Utama ketika menjabat sebagai Kacabdis Wilayah II Binjai-Langkat.II Prasetiyo




