20.4 C
Indonesia
Jumat, 17 April 2026

Tidak Hanya Dirut, Dirop PUD Pasar Medan Ismail Pardede Juga Terseret Skandal Korupsi

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id – Medan II Selain Direktur Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Medan Suwarno, ternyata Direktur Operasional (Dirop) Ismail Pardede juga terseret dalam skandal korupsi di perusahaan plat merah tersebut. Salah satunya, soal pengadaan service mobil dinas fiktif.

Dua orang mengaku pro terhadap Dirut PUD Pasar Suwarno menyatakan tidak terima atas pemberitaan Aktual Online yang hanya membuka kasus pengusaha kelapa di Pasar Petisah itu, mendatangi kantor redaksi. Mereka adalah Ibrahim Ahmad Tanjung atau Boim selaku pedagang di Pasar Petisah, dan Siswarno yang merupakan Ketua Pelindung Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu (P4B) Kota Medan.

Keduanya membeberkan secara rinci skandal korupsi yang dijalankan oleh Ismail sejak menjadi tukang kutip di Pasar Sukaramai hingga menjadi salah satu bos di PUD Pasar Medan.

Skandal korupsi terdekat dilakukan Ismail Pardede salah satunya terekam jelas dalam catatan sebuah bon pembayaran fiktif service mobil dengan anggaran Rp8 juta, di salah satu bengkel di kawasan Ayahanda Medan. Keduanya menjelaskan, uang tersebut terbukti dikorupsi setelah dilakukannya pemeriksaan langsung terhadap mobil dinas yang diklaim masuk bengkel.

“Fiktif itu bang,” tegas Boim, Senin (13/4/2024) saat mengunjungi redaksi Aktual Online di Jalan Panglima Denai Medan Amplas.

Pernyataan keduanya juga sama seperti investigasi yang dilakukan oleh Aktual Media Grup pekan lalu. Melalui nama bengkel Oto Service di kepala bon pembayaran, tim menemukan lokasi Jalan Agenda (red. Jalan Besar Ayahanda Medan) No. 54 bukanlah sebuah bengkel melainkan rumah pribadi.

Posisi rumah hampir berada di sudut sebelah kanan jalan. Ada dua rumah gandeng dalam satu pagar beton tanpa besi atau kawat pagar. Bangunannya warna kuning dan jelas tertera nomor 54 di tembok masuk. Pemilik rumah yang dijumpai menyebut bahwa sejak awal rumah mereka tidak pernah menjadi bengkel, bahkan tidak ada seorang pun di rumah mereka merupakan mekanik.

“Mana ada bengkel di sini bang. Ini rumah saya. Kalau bengkel ada di dalam gang dari samping rumah saya ini bang. Itupun bengkel kereta yang buat anak-anak mau balapan,” terang pria pemilik rumah yang kami sembunyikan identitasnya.

Adapun nomor telepon tertera dalam bon pembayaran tersebut 082166369677 memang merupakan nomor telpon seorang montir, namanya sidik. Namun, Sidik faktanya tidak mengenal Ismail Pardede dan tidak memiliki bengkel di Jalan Agenda No. 54.

Hingga berita ini diterbitkan, Ismail Pardede yang dihubungi dan diajak untuk wawancara oleh Aktual Online juga menghindar dengan berbagai alasan kesibukan kerja dan kegiatan antar keluarga ke luar kota, serta tidak memberi konfirmasi apapun soal kasus korupsi yang menyeret namanya itu.

Terpisah, Aktivis ’98 Acil Lubis mengaku malu atas tingkah laku dari Dirut dan Dirop PUD Pasar Suwarno. Begitu besarnya kepercayaan Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution dirusak begitu saja. Ia mendesak menantu Presiden itu untuk cepat mencopot keduanya agar nama baik dan kondisi perusahaan pulih kembali.

“Copot mereka pak Wali. Jangan kasih ampun lagi. Jangan kasih jabatan lagi,” tegas Acil.

Sebelumnya diberitakan bahwa Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno saat ini diterpa badai masalah. Mulai dari persoalan kebocoran parkir Rp470 juta di Pasar Marelan, munculnya bukti setoran kamar mandi oleh pengawas internal yang cenderung ke arah tindak korupsi, pengkondisian rekrutmen honorer oleh orang dalam, fasilitas pasar tradisional yang tidak kunjung diperbaiki, hingga membatasi diri dengan Aktual yang mengkonfirmasi soal temuan di perusahaan plat merah itu dengan tidak menunjukkan bukti kebenaran malah melaporkan jurnalis ke dewan pers.II Prasetiyo

Baca Selanjutnya

Berita lainnya