Today

Suara Prabowo unggul Di Deli Serdang Dua Pejabat Kadis Dan Kepala Jadi Tumbal Pencopotan Serta Turun Jabatan

GOM SIRAIT

Aktualonline.co.id||Deliserdang

Pencopotan dua pejabat pemkab deli serdang yaitu Amos Karo karo  ( kepala badan penangulangan bencana alam ) dan Kristina Siagian ( kadis kominfo) oleh Ali Yusus Siregar menjalang ahkir jabatanya sebagai bupati deli serdang menuai kontra versi.

Tentu saja, selain di copot dari jabatanya keduanya juga di kenahkan saksi penurunan jabatan menjadi eselon III sehingga menimbulkan polemik dimasyarakat karena kedua pejabat itu  merupakan non muslim.

Menanggapi hal tersebut, ketua LSM Lingkar Indonesia Abel yang ditemui kru koran ini, kamis (22/3/2024) bahwa pencopotan kedua pejabat ini dilakukan bupati menjadi momok menakutkan karena hingga kini kesalahaan yang dilakukan mereka tidak begitu fatal.” Itukan kadis masih hitungan bulan kok sudah di copot padahal banyak kadis yang bertahun tahun menjabat hingga kini tidak di copot atau dimutasi kenapa kadis ini baru hitungan bulan sudah di copot “. Bilangnya.

Selain itu, abel berpendapat berbeda pencopotan kedua pejabat ini ada hubungan kemenangan suara prabowo di deli serdang menang telak sehingga bupati yang diduga merupakan ketua partai nasdem deli serdang yang juga pendukung cawapres anies melakukan pencopotan keduanya .” Hasil survey suara non muslim di deli serdang itu pilihannya jatuh ke 02 sehingga menang telak dan dampaknya kedua menjadi korban.” Bilangnya

Selain itu juga, pencopotan kedua pejabat ini sangat tak masuk akal karena sebelumnya bupati ini membuka dan keduanya ikut asesmen selama beberapa hari di hotel prime jalan batang kuis deli serdang.

Usai asesmen dilaksanakan keduanya di copot dan ironisnya jabatan mereka diturunkan tanpa ada kesalahaan yang fatal.” Ini harus di soroti alasan bupati melakukan hal ini apakah jangan jangan dia ini pimpinan Rasis yang memandang dari suku agama serta antar golongan.” Sebutnya

READ  Zainal Arifin Sinambela Dapat Mandat Jadi Ketua DPC LPM Percut Sei Tuan

Jadi adanya pencopotan kedua pejabat ini harus di telusuri mengigat  bupati ini akan ikut bertarung menjadi bupati deli serdang di bulan november 2024 yang akan datang dan dia mengambil simpati dari kedua pejabat ini guna mengamankan suaranya bukan semena mena seperti sekarang ini.

Hal senada juga di ungkapkan praktisi Hukum Harianto SH mengakui dari sisi hukum pencopotan tersebut salah dan bisa dilakukan gugatan ke ptun karena kadis kominfo itu kan menjabat baru hitungan bulan kok sudah di copot dan malah jabatanya di turunkan ini kan gak masuk akal.

Agar jangan terjadi opini di publik apalagi bupati deli serdang ini akan ikut bertarung di pilbub yang akan datang sebaiknya menerangkan maksud dan tujuan dia melakukan hal itu karena masyarakat menganggab ini janggal dan tak bisa masuk diakal.gom

Related Post