Today

2 Pejabat Kesayangan Wali Kota Medan, Tetap Dipertahankan Meski Buat Gaduh Masyarakat

Prase Tiyo

Kolase foto Kadishub Kota Medan Iswar Lubis (kiri) dan Dirut PUD Pasar Medan Suwarno (kanan). (Foto: Ist/Aktual Online)

 

AKTUALONLINE.co.id – Medan II Bila melihat rentetan kegaduhan sosial di Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution secara tidak langsung telah memamerkan dua pejabat kesayangannya. Mereka adalah Kadishub Kota Medan Iswar Lubis, dan Dirut PUD Pasar Medan Suwarno.

Iswar Lubis misalnya, ia tetap menjadi kepercayaan Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution menangani pencapaian target PAD melalui program parkir yang terus menerus gagal bahkan menambah persoalan baru.

Berbagai program parkir terus dirancang, namun semuanya tidak ada yang beres. Seperti parkir gratis konvensional, e-parking hingga parkir berlangganan dipaksakan terlaksana meski ditolak publik karena teknis pelaksanaannya tidak jelas, bahkan tidak ramah bagi penduduk luar maupun dalam Medan.

Belum lama ini, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution juga secara terang-terangan memperlihatkan rasa sayangnya kepada Kadishub Kota Medan Iswar Lubis saat penertiban loket angkutan di Padang Bulan Medan.

Kadishub Kota Medan Iswar Lubis yang memilik opsi penyegelan loket malah makin disayang, bukannya dicopot karena telah menyusahkan masyarakat yang hendak ke arah Berastagi serta pemilik usaha yang telah diterbitkan izin usahanya.

“Capek lah kami nasehati pak Wali. Sudah kita tunjukkan mana pejabat yang harus dievaluasi, eh tetap saja tidak didengar. Ujung-ujungnya ribut masyarakat dengan jukir, dengan Dishub,” ungkap Sekretaris Lingkar Indonesia Arnold Marpaung, Selasa (6/8/2024) siang.

Sama halnya dengan Dirut PUD Pasar Medan Suwarno yang hingga kini masih anteng memimpin perusahaan plat merah milik Pemko Medan ini. Ketidakberesan nya dalam menata pasar-pasar tradisional malah mendapat sokongan bukan sorotan dari Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution.

READ  Kejagung Setujui Usulan Penghentian 2 Perkara Humanis Wilkum Kejati Sumut

Kejadian lambatnya masuk gaji pegawai terjadi berkali-kali, lapak pedagang di tepi jalam dibiarkan, gedung di pasar tradisional dibiarkan tidak terawat. Padahal, para pedagang yang memberikan kontribusi rutin berharap lokasi jualan mereka aman, nyaman, dan dagangan banyak laku.

Bahkan, Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno berani merevitalisasi Pasar Akik yang bukan merupakan aset pasar tradisional Pemko Medan, juga lokasi pasarnya ada di wilayah dengan status jalan kota.

Parahnya lagi, baik Kadishub Kota Medan Iswar Lubis, dan Dirut PUD Pasar Medan Suwarno terus dilindungi proses hukum. Tidak seperti mantan Kadinkes Kota Medan dr. Taufik Ririansyah yang langsung dicopot dan dibiarkan diperiksa Kejari Medan.

“Kan tanda tanya kita, kok Kadinkes langsung copot lalu langsung mengarah kepada pemeriksaan kejari. Iswar sama Suwarno yang buat masalah tidak dicopot atau diproses hukum. Apa mereka bersih. Coba kita tanyakan, berapa PAD parkir konvensional yang bocor pada Iswar, lalu tanya juga bagaimana masalah dugaan korupsi di Pasar,” kejar Arnold Marpaung.II Prasetiyo

 

 

Related Post